Tim SAR Selamatkan Dua Wisatawan yang Terseret Rip Current di Pantai Parangtritis

FAJARLAMPUNG.COM, ‎BANTUL – Dua wisatawan nyaris kehilangan nyawa setelah terseret arus balik atau rip current di Pantai Parangkusumo dan Parangtritis, Bantul, Minggu (2/8/2026) sore sekitar 16.30 WIB.

Insiden itu terjadi hampir bersamaan ketika para korban sedang menikmati liburan bersama keluarga dan bermain air di kawasan pantai selatan Yogyakarta.

Korban pertama merupakan warga
‎negara Tiongkok bernama Yao Ming Feng berusia 68 tahun yang berenang tanpa menyadari bahaya arus balik mematikan tersebut.

“Korban terlalu mendekati area rip current hingga tubuhnya terseret ke tengah laut dalam hitungan detik,” ujar petugas di lokasi kejadian.

Tak lama berselang, Hanisa berusia 12 tahun, wisatawan asal Gunungkidul, mengalami kejadian serupa saat bermain air di Pantai Parangtritis bersama keluarganya.

“Korban masuk ke cekungan arus balik sehingga langsung terseret menjauh dari bibir pantai,” ungkap petugas yang melakukan proses penyelamatan cepat bersama tim.

Melihat kondisi darurat, Tim SAR Istimewa bersama Satgas Linmas Jogo Segoro segera bergerak menuju lokasi tanpa membuang waktu sedikit pun.

“Petugas langsung berenang melawan arus menggunakan pelampung demi menjangkau korban secepat mungkin,” kata salah seorang anggota tim penyelamat di lokasi.

Aksi penyelamatan berlangsung menegangkan karena arus laut cukup kuat dan berpotensi membahayakan keselamatan korban maupun personel yang melakukan evakuasi langsung.

Berkat koordinasi yang sigap, kedua korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan segera dibawa menuju Posko SAR Parangtritis untuk penanganan.

“Alhamdulillah kedua korban berhasil diselamatkan dan kondisinya dapat ditangani setelah dievakuasi ke posko,” ujar petugas usai proses penyelamatan selesai.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa rip current merupakan ancaman serius bagi wisatawan yang berenang maupun sekadar bermain air di pantai.

“Arus balik sering tampak tenang di permukaan, tetapi memiliki daya seret sangat kuat menuju tengah laut,” jelas petugas mengingatkan para pengunjung pantai.

Tim SAR mengimbau seluruh wisatawan mematuhi rambu peringatan serta menghindari kawasan yang telah ditandai sebagai lokasi berbahaya saat berwisata di pantai.

“Jangan abaikan peringatan petugas karena keselamatan harus menjadi prioritas utama selama menikmati keindahan pantai selatan,” tegas petugas kepada seluruh wisatawan.

Kecepatan respons Tim SAR Istimewa dan Satgas Linmas Jogo Segoro menjadi kunci penyelamatan, sekaligus mengingatkan wisatawan agar selalu waspada terhadap bahaya rip current. (waw)