Dua Pemuda Mengaku Dikejar dan Diserang Pengendara Motor di Kawasan Sleman

FAJARLAMPUNG.COM, ‎SLEMAN – Perjalanan pulang dari Solo menuju Jogja berubah mencekam setelah dua pemuda diduga menjadi sasaran aksi teror brutal pengendara motor di jalan raya.

‎Peristiwa itu terjadi Minggu (2/8)2026) sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Transmart Jogja hingga kemudian ramai diperbincangkan warganet media sosial.
‎Korban mengaku awalnya tidak merasa memiliki persoalan dengan siapa pun sebelum tiba-tiba dibuntuti pengendara PCX hitam berjaket hijau menyerupai ojek online.

‎Menurut pengakuan korban, pelaku terus mengikuti laju kendaraan mereka tanpa alasan jelas hingga suasana perjalanan berubah menegangkan dan penuh kepanikan mendalam.

‎”Pelaku tiba-tiba memepet kendaraan kami,” ungkap korban sebagaimana dikutip dari unggahan akun media sosial yang kemudian menjadi perhatian masyarakat luas.

‎Korban menyebut pelaku langsung mengayunkan celurit hitam berukuran sekitar dua meter sambil melontarkan makian yang membuat situasi semakin mengerikan dan berbahaya.

‎”Kami sudah bilang tidak tahu apa-apa,” ujar korban, namun pelaku justru semakin agresif dan terus melakukan pengejaran tanpa memberikan kesempatan berhenti.

‎Ketegangan semakin memuncak ketika pelaku diduga mengeluarkan senjata yang disebut korban menyerupai pistol atau airsoft gun lalu mengarahkannya kepada mereka.

‎”Dianya terus ngejar lalu ngeluarin beceng dan nyepam nembak,” tulis pengunggah dalam unggahan yang kemudian viral dan memancing beragam komentar warganet.

‎Korban menduga senjata tersebut menembakkan peluru gotri secara berulang sehingga menimbulkan kepanikan besar di tengah perjalanan yang seharusnya berlangsung aman dan tenang.

‎Demi menyelamatkan diri, korban berusaha memacu kendaraan menuju lokasi yang ramai agar mendapat perlindungan dari masyarakat sekitar yang masih beraktivitas malam itu.

‎”Kami langsung cari keramaian supaya pelaku berhenti mengejar,” tutur korban, menggambarkan kepanikan yang mereka rasakan selama insiden berlangsung di kawasan tersebut.

‎Upaya menyelamatkan diri akhirnya berhasil menghentikan pengejaran pelaku setelah korban berhasil mencapai lokasi yang dipenuhi sejumlah warga di depan kawasan tersebut.

‎Meski berhasil lolos, salah seorang rekan korban diketahui terkena tembakan peluru gotri pada bagian punggung bawah hingga mengalami luka akibat insiden tersebut.

‎”Teman saya kena di punggung bawah,” kata korban, seraya berharap pelaku segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

‎Unggahan mengenai kejadian itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial hingga memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan pengguna jalan saat malam hari.

‎Warganet berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut, mengidentifikasi pelaku, serta meningkatkan patroli demi menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yogyakarta. (waw)