Tiga Warga Ngampilan Dapat Hunian Layak, KUA Pimpin Doa Bedah Rumah

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Program bedah rumah Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menyentuh warga membutuhkan melalui peningkatan kualitas hunian tidak layak.
‎
Kepala KUA Ngampilan H Anas Yusuf memimpin doa dalam pelaksanaan bedah rumah milik Siti Darmiyati, Minggu (27/9/2026).
‎
Kegiatan berlangsung di Pathuk, Ngampilan NG I/623 RW 07 RT 38, Kelurahan Ngampilan, Kemantren Ngampilan.
‎
Program tersebut menjadi bagian Pemerintah Kota Yogyakarta meningkatkan kualitas rumah warga agar menjadi hunian lebih layak, sehat, dan aman.
‎
Renovasi rumah Siti Darmiyati mendapat dukungan Baznas Kota Yogyakarta bersama jajaran pemerintah dan dinas terkait.
‎
Selain rumah Siti, program serupa juga menyasar rumah Suari di Kelurahan Ngampilan, serta Suharyanto di Notoprajan.
‎
“Hari ini ada tiga tempat program bedah rumah,” kata Kepala KUA Ngampilan H Anas Yusuf.
‎
Menurut Anas, dua rumah berada di Kelurahan Ngampilan, masing-masing milik Siti Darmiyati dan Suari.
‎
“Satu rumah lainnya berada di Kelurahan Notoprajan, yaitu rumah Bapak Suharyanto,” ujarnya.
‎
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori, Baznas Kota Yogyakarta, serta jajaran dinas terkait.
‎Forkopimtren Ngampilan dan tokoh
‎
masyarakat setempat juga hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program sosial tersebut.
‎
Anas mengatakan keterlibatan KUA dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat.
‎
“Keterlibatan KUA dalam kegiatan kemasyarakatan seperti ini sangat penting,” ujar Anas.
‎
Menurut dia, pelayanan KUA tidak sebatas urusan administrasi pernikahan maupun pelaksanaan manasik haji bagi masyarakat.
‎
“KUA juga hadir dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
‎
Kehadiran KUA dalam bedah rumah sekaligus memperkuat kepedulian sosial berbasis keagamaan di tengah masyarakat.
‎
Anas menyebut kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah untuk membantu warga membutuhkan.
‎
“Selain dukungan moral dan spiritual, KUA juga menggerakkan kepedulian sosial berbasis keagamaan,” ucapnya.
‎
Melalui kolaborasi pemerintah, Baznas, KUA, serta masyarakat, program bedah rumah diharapkan menghadirkan hunian yang lebih sehat.
‎
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga kurang mampu di wilayah
‎
Kemantren Ngampilan dan sekitarnya.
‎Bagi penerima manfaat, renovasi rumah diharapkan memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga sehari-hari.(waw)