Rumput Kering Dibakar, Api Membesar dan Nyaris Merembet ke Permukiman Warga Gamping

‎FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Api membesar saat warga membakar rumput kering ladang di desa Sembung, Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (12/8/2026) siang hingga mengancam permukiman warga sekitar.
‎
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Sembung RT 1 RW 29, ketika aktivitas pembersihan lahan dilakukan pemiliknya saat itu warga setempat.
‎
Pemilik lahan diketahui bernama Agus, 65 tahun, warga Jalan MT Haryono, sementara lahan berada di wilayah desa Sembung, Balecatur, Gamping, Sleman.
‎
‎Menurut keterangan di lokasi, rumput kering dibakar untuk mempermudah pembersihan ladang sebelum api kemudian membesar dan sulit dikendalikan warga hingga akhirnya membesar.
‎
Tris mengakui dirinya melakukan pembakaran rumput kering tersebut sebagai bagian dari upaya membersihkan lahan agar lebih mudah ditanami kembali.
‎
Namun, keterangan berbeda disampaikan Ari, yang menyebut kebakaran diduga terjadi akibat puntung rokok yang di buang sembarangan.
‎
Perbedaan keterangan itu membuat aparat kepolisian masih menelusuri kronologi sebenarnya untuk memastikan penyebab api yang membesar di lokasi kejadian.
‎
Api yang terus membesar dikhawatirkan merambat menuju rumah warga, sehingga penanganan segera dilakukan untuk mencegah dampak lebih luas di kawasan permukiman tersebut.
‎
Dua mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Sleman kemudian dikerahkan menuju lokasi untuk menjinakkan kobaran api tersebut secepat mungkin di lokasi kejadian.
‎
Petugas pemadam berupaya mengendalikan api agar tidak menjalar ke area permukiman warga yang berada tidak jauh dari ladang sejak siang tadi tersebut.
‎
Warga sekitar turut memperhatikan proses pemadaman sambil mengantisipasi kemungkinan api kembali membesar akibat kondisi rumput kering di sekitar lokasi selama proses berlangsung.
‎
Petugas Polsek Gamping juga datang melakukan penanganan awal serta mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak yang mengetahui kejadian tersebut di wilayah tersebut setempat.
‎
Widodo, petugas Polsek Gamping, mengatakan kepolisian saat ini masih menelusuri pemilik lahan dan rangkaian kejadian kebakaran tersebut secara menyeluruh secara menyeluruh.
‎
“ Saat ini kami masih menelusuri pemilik lahan,” ujar Widodo ketika memberikan keterangan kepada jogjaoke.com terkait penanganan kebakaran di lokasi tersebut saat ini tersebut.
‎
Polisi juga masih mendalami keterangan para saksi, termasuk informasi mengenai pembakaran rumput dan dugaan puntung rokok yang disebut Ari hingga kini.
‎
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah pembakaran rumput menjadi pemicu utama atau terdapat faktor lain yang menyebabkan api membesar hingga mengancam warga sekitar.(waw)