Ribuan Massa GPK Kepung Borobudur, Tolak Konser Andrea Bocelli

FAJARLAMPUNG.COM, Magelang – Gelombang penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur memuncak. Sekitar 3.000 orang mengikuti aksi solidaritas Palestina yang digelar GPK Aliansi Tepi Barat bersama FAUIB Jateng-DIY.
‎
‎Aksi bertajuk Memanggil Pro-Palestina Darurat 1 tersebut berlangsung Sabtu (31/10/2026), mulai pukul 10.00 hingga 18.04 WIB di kawasan belakang Candi Borobudur.
‎
‎Massa berkumpul di Bundaran Pohon Beringin, Jalan Medang Kamulan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, untuk menyampaikan penolakan terhadap konser Andrea Bocelli.
‎
‎Aksi dipimpin Gus Nurul Yaqin selaku Pimpinan GPK Aliansi Tepi Barat, dengan melibatkan sejumlah tokoh organisasi dan berbagai kelompok laskar.
‎
‎Sekretaris GPK ATB Akhmad Sholihuddin, Panglima Laskar Pujiyanto alias Yanto Pethuk, serta Presidium FAUIB Anang Imamuddin turut mengikuti kegiatan tersebut.
‎
‎Sedikitnya 17 unsur laskar dari berbagai daerah bergabung, termasuk Magelang, Yogyakarta, Sleman, Klaten, Muntilan, Mertoyudan, hingga wilayah perbatasan Salam.
‎
‎Kehadiran ribuan peserta menjadi gambaran kuatnya solidaritas yang ingin disuarakan melalui aksi tersebut, terutama menyangkut dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
‎
‎Sebelum bergerak menuju Borobudur, peserta terlebih dahulu berdatangan ke Markas Besar GPK ATB, kediaman Gus Nurul Yaqin di Kecamatan Salaman.
‎
‎Menariknya, pada pukul 11.30 hingga 14.30 WIB, sejumlah pejabat turut melakukan kunjungan silaturahmi ke markas organisasi tersebut.
‎
‎Mereka di antaranya Kabinda Jawa Tengah, Bupati Magelang Grengseng Pamuji, serta Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono.
‎
‎Setelah rangkaian silaturahmi selesai, peserta bergerak menuju kawasan Candi Borobudur sekitar pukul 14.30 WIB menggunakan kendaraan masing-masing.
‎
‎Rombongan tiba di Bundaran Pohon Beringin sekitar pukul 15.17 WIB, kemudian melanjutkan kegiatan dengan penyampaian aspirasi melalui orasi terbuka.
‎
‎Dalam orasinya, peserta menyerukan kepada kader GPK, Kokam, Banser, Pemuda Muslimin, serta seluruh umat Islam Magelang agar menyuarakan solidaritas Palestina.
‎
‎Mereka menegaskan, aksi tersebut bukan bentuk penolakan terhadap seni maupun kebudayaan, melainkan ekspresi kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.
‎
‎”Ini bukan persoalan menolak seni dan budaya. Kami ingin menyampaikan kepedulian terhadap penderitaan masyarakat Palestina,” demikian substansi seruan yang disampaikan dalam orasi.
‎
‎Massa juga secara tegas menolak konser Andrea Bocelli bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour yang dijadwalkan berlangsung di Borobudur.
‎
‎Penolakan tersebut didasarkan pada penilaian peserta terhadap rekam jejak Andrea Bocelli yang disebut memiliki keterkaitan dengan kegiatan pendukung Israel.
‎
‎Dalam orasinya, peserta menyinggung dugaan keterlibatan Bocelli dalam penggalangan dana bagi tentara IDF Israel pada 2010 serta penampilannya di Tel Aviv.
‎
‎Mereka juga menyoroti penampilan penyanyi tersebut di hadapan Benjamin Netanyahu pada 2022 sebagai salah satu alasan menyampaikan penolakan.
‎
‎”Candi Borobudur merupakan warisan dunia dan simbol perdamaian. Karena itu, kami menilai pemanfaatannya harus mempertimbangkan nilai kemanusiaan,” menjadi pesan utama aksi.
‎
‎Peserta turut mengapresiasi keputusan Polresta Magelang yang disebut telah mencabut rekomendasi izin konser serta meminta pembatalan penyelenggaraan secara keseluruhan.
‎
‎Mereka mendesak PT Taman Wisata Borobudur, Kementerian Pariwisata, dan Mabes Polri mempertimbangkan aspirasi masyarakat terkait polemik konser tersebut.
‎
‎Di tengah penyampaian aspirasi, peserta mengajak masyarakat menjaga ketertiban, mengutamakan doa dan orasi, serta menghindari tindakan anarkis maupun perusakan.
‎
Setelah menyampaikan seluruh tuntutan, massa meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.04 WIB dan kembali menuju wilayah masing-masing.
‎
Rangkaian aksi yang berlangsung hingga sore tersebut kemudian dinyatakan selesai, dengan pesan utama berupa solidaritas kemanusiaan dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.(waw)