Perkuat Fondasi Generasi Muda, Bupati Sleman Minta KB UII Prioritaskan Pendidikan Karakter

FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Bupati Sleman Harda Kiswaya meresmikan gedung baru Kelompok Bermain (KB) Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia di Ngaglik, Rabu (28/10/2026).

Peresmian gedung di Besi, Sukoharjo, Ngaglik, tersebut menjadi langkah penguatan pendidikan anak usia dini sekaligus penanaman karakter dan akidah sejak dini.

Harda Kiswaya menyambut gembira hadirnya fasilitas pendidikan baru itu. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Sleman untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang.

“Pendidikan merupakan sektor prioritas Pemkab Sleman untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Harda.

Ia menegaskan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“PAUD menjadi langkah awal pembentukan generasi cerdas, ceria, berakhlak mulia, dan yang akan dibanggakan masyarakat Kabupaten Sleman,” katanya.

Menurut Harda, keberadaan gedung baru KB YBW UII diharapkan memberikan lingkungan belajar yang semakin nyaman bagi anak-anak dalam mengembangkan kemampuan dan karakter positif.

Pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan terhadap pendidikan berkualitas, terutama pada tahap awal pertumbuhan anak.

Ketua Umum Pengurus YBW UII, Prof. Dr. Suparman Marzuki, menjelaskan lembaga tersebut mengalami perkembangan sejak pertama kali dirintis di kawasan Nglarangan, Sardonoharjo, Ngaglik.

“KB YBW UII awalnya hanya memiliki satu guru dengan puluhan murid. Sekarang berkembang dengan enam guru dan sekitar 40 murid,” ungkap Suparman.

Perkembangan tersebut menunjukkan upaya yayasan memperkuat layanan pendidikan anak usia dini sekaligus menyiapkan pengembangan lembaga pendidikan dalam satu kawasan terpadu.

Suparman mengatakan, yayasan merencanakan integrasi fasilitas pendidikan di kawasan eks Fakultas Hukum UII untuk menghubungkan berbagai jenjang pendidikan secara berkelanjutan.

“Rencananya, kompleks itu akan mencakup KB, TK, SD, SMP, hingga SMA, sehingga pendidikan anak dapat berlanjut dalam satu lingkungan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, jenjang SD dan SMP UII telah didirikan, sedangkan persiapan penerimaan peserta didik baru menjadi bagian dari rencana pengembangan berikutnya.

“KB UII ini adalah starting point untuk mendidik insan kamil. SD dan SMP kita sudah dirikan, kepala sekolahnya sudah ada,” kata Suparman.

Ia menambahkan, sekolah-sekolah tersebut direncanakan terintegrasi dengan SMA UII dalam kompleks pendidikan yang sama untuk mendukung kesinambungan proses belajar.

“Tahun depan mulai menerima murid baru satu kompleks dengan SMA UII,” ungkapnya, menjelaskan rencana pengembangan pendidikan yayasan tersebut.

Suparman turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sleman dan masyarakat setempat yang mendukung pembangunan fasilitas pendidikan baru bagi anak-anak.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran Pemkab Sleman serta masyarakat atas dukungan penuh terhadap pembangunan fasilitas pendidikan ini,” ujarnya.

Pengelola KB YBW UII, Nina Sukmawati Utari, S.Pd., menjelaskan lembaganya memprioritaskan pendidikan karakter, penanaman akidah, serta pengenalan nilai-nilai Islam dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

“Pendidikan di KB UII tidak hanya berfokus pada kemampuan belajar, tetapi juga pembentukan karakter dan penanaman akidah sejak dini,” jelas Nina.

Untuk menunjang tumbuh kembang anak, gedung baru tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk area bermain dalam dan luar ruangan serta ruang kelas representatif.

Fasilitas lainnya meliputi unit kesehatan sekolah, musala, dan ruang istirahat khusus daycare untuk menunjang kenyamanan anak selama mengikuti kegiatan.

Melalui gedung baru dan rencana pengembangan kompleks terpadu, KB YBW UII diharapkan memperkuat pendidikan karakter sekaligus mendukung lahirnya generasi Sleman yang cerdas dan berakhlak mulia.(ady)