Dukung Gerakan Mahasiswa, Aliansi Indonesia Sadar Beri Apresiasi bagi Para Donatur di Titik Nol

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Koordinator Aliansi Indonesia Sadar-Yogyakarta, Hananto S, menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang mendukung kegiatan penyampaian aspirasi mahasiswa.
‎
‎Dukungan tersebut diwujudkan melalui donasi uang sebesar Rp1.250.000 serta bantuan nasi bungkus yang dibagikan kepada mahasiswa demonstran.
‎
‎Bantuan itu diberikan untuk mendukung kegiatan penyampaian aspirasi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (28/10/2026).
‎
‎Hananto menegaskan, bantuan tersebut berasal dari masyarakat umum, bukan dari simpatisan partai politik maupun kelompok berafiliasi politik tertentu.
‎
‎“Donatur berasal dari masyarakat umum. Tidak ada afiliasi dengan partai politik mana pun,” kata Hananto saat menjelaskan sumber bantuan tersebut.
‎
‎Menurutnya, penggalangan dana dilakukan secara mandiri melalui jaringan pertemanan yang memiliki kepedulian terhadap kondisi bangsa dan masyarakat.
‎
‎“Kami berinisiatif sendiri, mencari dana sendiri melalui jaringan pertemanan,” ungkapnya mengenai proses pengumpulan bantuan tersebut.
‎
‎Ia menjelaskan, para donatur merupakan orang-orang yang memiliki keinginan agar Indonesia mengalami perubahan menuju keadaan yang lebih baik.
‎
‎“Mereka adalah orang-orang yang ingin negeri ini berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.
‎
‎Hananto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu kegiatan penyampaian aspirasi tersebut.
‎
‎Baginya, dukungan masyarakat tidak selalu harus berbentuk uang, tetapi juga dapat berupa makanan dan bentuk kepedulian lainnya.
‎
‎Donasi sebesar Rp1.250.000 itu menjadi bagian dari dukungan yang terkumpul untuk membantu kebutuhan mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
‎
‎Selain bantuan uang, nasi bungkus dan minuman air mineral juga disalurkan kepada mahasiswa yang mengikuti demonstrasi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
‎
‎Bantuan konsumsi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan peserta selama mengikuti kegiatan penyampaian aspirasi pada peringatan Hari Sumpah Pemuda.
‎
‎Hananto menilai, kepedulian para donatur menunjukkan adanya partisipasi masyarakat dalam mendukung ruang penyampaian aspirasi secara terbuka.
‎
‎Ia juga menegaskan, inisiatif penggalangan bantuan tersebut muncul dari kesadaran pribadi dan jaringan pertemanan, bukan arahan partai politik.
‎
‎“Kami bergerak atas inisiatif sendiri. Penggalangan dilakukan melalui teman-teman yang mempunyai kepedulian terhadap perubahan,” tuturnya.
‎
‎Menurut Hananto, dukungan tersebut tidak semata-mata dinilai dari besarnya nominal, melainkan dari ketulusan masyarakat membantu kegiatan yang berlangsung.
‎
‎Ia berharap semangat saling membantu itu terus tumbuh, terutama ketika masyarakat menyampaikan aspirasi mengenai berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
‎
Ucapan terima kasih tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan kepada para donatur yang telah berkontribusi melalui uang maupun bantuan makanan.
‎
Hananto menegaskan, bantuan yang terkumpul dimanfaatkan untuk mendukung mahasiswa demonstran dalam kegiatan penyampaian aspirasi di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
‎
Ia berharap kepedulian masyarakat dapat menjadi dorongan bagi terciptanya perubahan yang lebih baik, tanpa harus terikat kepentingan partai politik mana pun.(waw)