Mahasiswa Santri STAI Siliwangi Dinilai Kompetitif di Kancah Internasional

FAJARLAMPUNG.COM, Bandung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa STAI Siliwangi Bandung di panggung internasional.

Dua mahasiswa terbaik kampus tersebut, Aisyah Habibillah dan Risman Mulyana, sukses tampil dalam ajang bergengsi International Conference Santri Mendunia yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Aisyah Habibillah yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester II bersama Risman Mulyana dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) semester VI mendapat Certificate of Appreciation atas kontribusi dan partisipasi aktif mereka selama konferensi berlangsung.

“Penghargaan ini menjadi motivasi besar untuk terus belajar dan membawa nama baik kampus,” ujar Aisyah.

Forum internasional tersebut menjadi wadah strategis bagi santri dan mahasiswa Muslim lintas negara untuk berdialog, bertukar pemikiran, hingga membangun jejaring global.

“Konferensi ini membuka wawasan baru tentang pentingnya kolaborasi santri di level dunia internasional,” kata Risman Mulyana.

Keikutsertaan delegasi STAI Siliwangi Bandung dinilai menjadi bukti bahwa mahasiswa santri Indonesia mampu tampil kompetitif di kancah global.

Selain unggul secara akademik, keduanya juga dinilai memiliki kemampuan diplomasi budaya, komunikasi internasional, dan wawasan moderat yang kuat.

“Mereka menunjukkan santri Indonesia mampu tampil percaya diri dan kompeten di forum dunia,” ungkap salah satu panitia konferensi.

Pimpinan STAI Siliwangi Bandung menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Aisyah dan Risman merupakan hasil dari ekosistem akademik kampus yang terus mendorong mahasiswa aktif di berbagai forum internasional.

“Kami bangga mahasiswa STAI Siliwangi mampu mengharumkan nama institusi sekaligus membawa citra positif Indonesia di luar negeri,” tegas pihak kampus.

Prestasi ini semakin memperkuat visi STAI Siliwangi Bandung dalam mencetak generasi santri intelektual yang berdaya saing global.

“Kami ingin melahirkan lulusan yang bukan hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga siap mengambil peran strategis di tingkat nasional maupun internasional,” tandas pimpinan kampus. (waw)