Layang-Layang Naik Kelas, Mahasiswa Jogja Diajak Kuasai Fotografi Udara

FAJARLAMPUNG.COM, ‎Jogja – Alih-alih hanya dikenal sebagai permainan tradisional, layang-layang kini diperkenalkan sebagai media fotografi udara melalui Kite Aerial Photography (KAP).

Inovasi tersebut dikenalkan kepada mahasiswa dalam Pameran dan Workshop Road to Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 yang digelar di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Yogyakarta.

Ketua Angkasa Satu, RDA Yuristianto, mengatakan keterlibatan mahasiswa menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan teknik fotografi udara berbasis layang-layang kepada generasi muda.

“KAP di Jogja masih belum banyak dikenal. Kami ingin mahasiswa mengetahui bahwa layang-layang juga bisa menjadi media berkarya di bidang fotografi,” ujarnya.

Menurutnya, teknik KAP menawarkan pengalaman berbeda dibanding fotografi udara menggunakan drone. Selain memanfaatkan kamera yang

dipasang pada layang-layang, pelaku KAP juga dituntut memahami karakter angin agar mampu menghasilkan foto udara yang berkualitas.

Wakil Rektor I UKDW, Dr. Rosa Delima, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menilai kegiatan itu membuka wawasan baru bagi mahasiswa.

“Harapannya kegiatan ini memperkaya pengetahuan mahasiswa sehingga mampu melahirkan karya-karya yang unik dan menarik,” katanya.

Workshop menghadirkan peneliti dan praktisi KAP Indonesia, Dr. Ir. Martinus S.T., M.Sc. serta Ir. Anshori Djausal, M.T.

Peserta tidak hanya mempelajari sejarah dan teknik KAP, tetapi juga menyaksikan demonstrasi praktik secara langsung sebagai bekal mengembangkan kemampuan di bidang seni maupun sains.

Selain workshop, masyarakat juga dapat menikmati pameran hasil fotografi udara menggunakan layang-layang di Atrium Gedung Agape UKDW hingga 9 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Jogja International Kite Festival 2026 yang akan berlangsung di Pantai Parangkusumo pada 11-12 Juli mendatang. (ady)