Empat Jembatan Merah Putih Garuda di Bantul Diresmikan, Akses dan Mobilitas Warga Meningkat

FAJARLAMPUNG.COM, BANTUL — Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menghadiri peresmian Jembatan Merah Putih Garuda di Manding, Trirenggo, Kamis (23/7/2026) pagi.

Peresmian dilakukan secara daring oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat dari Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, disaksikan seluruh tamu undangan resmi.

Danrem menegaskan program Jembatan Merah Putih Garuda merupakan kebijakan nasional untuk mempercepat konektivitas masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan daerah berkelanjutan.

“Pembangunan jembatan ini bertujuan membuka akses lebih cepat dan aman bagi masyarakat,” ujar Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono kepada peserta kegiatan.

Menurut Danrem, kemudahan akses transportasi diyakini memperkuat perekonomian warga, meningkatkan pendidikan, serta memperlancar aktivitas sosial masyarakat setiap harinya bersama.

“Kami terus mendukung pembangunan jalan dan jembatan agar mobilitas masyarakat semakin lancar,” kata Danrem, menegaskan komitmen Korem 072/Pamungkas berkelanjutan.

Dandim 0729/Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi menyampaikan empat Jembatan Merah Putih Garuda diresmikan serentak pada wilayah Kabupaten Bantul hari ini.

Empat lokasi tersebut berada di Manding Trirenggo, Guwosari Pajangan, Terong Dlingo, serta Payak Wetan Sarimulyo Piyungan yang melayani kebutuhan warga.

“Pembangunan jembatan merupakan hasil gotong royong dan sinergi TNI bersama masyarakat,” ujar Letkol Kav Fikri Nurheldi dalam sambutannya kepada hadirin.

Ia mengatakan keberadaan jembatan sangat membantu anak sekolah, petani, serta warga karena mampu mempersingkat perjalanan dan mempercepat distribusi hasil pertanian.

Pemerintah Kabupaten Bantul turut memberikan apresiasi terhadap kolaborasi TNI bersama pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya masyarakat.

“Aspek pembangunan infrastruktur seperti ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hermawan Setiaji pada kesempatan tersebut.

Danrem mengungkapkan Kabupaten Bantul memperoleh sembilan titik pembangunan Jembatan Merah Putih Garuda, empat selesai, sedangkan lima lainnya masih berproses pembangunan.

“Kebutuhan jembatan penghubung sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat,” kata Danrem, seraya berharap seluruh pembangunan selesai sesuai target nasional bersama.

Setelah peresmian daring selesai, Danrem menyerahkan bantuan sembako serta bibit pohon kepada perwakilan masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial berkelanjutan di Bantul.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, Wakil Ketua DPRD Titis Ajeng Ganis Mareti, Forkopimkap, tokoh masyarakat setempat.

Peresmian Jembatan Merah Putih Garuda diharapkan mempercepat konektivitas antarwilayah, memperkuat ekonomi desa, sekaligus menghadirkan kesejahteraan yang semakin merata bagi masyarakat. (waw)