Bangkitkan Ekonomi Daerah, Susanto Dwi Antoro Optimalkan E-Kunker untuk Pariwisata dan UMKM
FAJARLAMPUNG.COM, JOGJA – Program E-Kunker DPRD Kota Yogyakarta menghadirkan pendekatan baru menerima tamu kunjungan kerja sekaligus memperkuat promosi pariwisata serta UMKM lokal. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kampung Wisata Tahunan, Umbulharjo, dengan dipimpin Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, sebagai penggagas kolaborasi.
Susanto Dwi Antoro menegaskan E-Kunker bukan sekadar menerima tamu, melainkan membangun dampak ekonomi nyata bagi masyarakat melalui pemberdayaan berbasis wilayah. “Kami ingin setiap kunjungan kerja memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, pelaku wisata, dan UMKM,” ujar Susanto Dwi Antoro saat kegiatan berlangsung.
Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab bukan hanya menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui inovasi pelayanan kelembagaan. Ia mengatakan konsep E-Kunker menjadi jembatan memperkenalkan potensi kampung wisata kepada delegasi DPRD dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Sekitar tiga puluh DPRD dari berbagai daerah mengikuti kunjungan tersebut sehingga menjadi ruang promosi sekaligus pembelajaran pengembangan potensi berbasis masyarakat. “Model ini layak menjadi laboratorium pengembangan kelembagaan daerah karena manfaatnya dirasakan langsung masyarakat,” kata Susanto Dwi Antoro.
Lurah Tahunan, Fatwa Fathika, bersama perangkat kalurahan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kampung Wisata Tahunan sebagai lokasi penerimaan tamu resmi. Menurutnya, penunjukan tersebut memberikan kesempatan memperkenalkan destinasi wisata, budaya, serta produk unggulan UMKM kepada tamu dari berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Kampung Wisata Tahunan, Ibu Rudatin atau Bu Atin, mengaku bersyukur atas inisiatif yang diwujudkan melalui kepemimpinan Susanto Dwi Antoro. “Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Susanto Dwi Antoro atas gagasan dan dukungan luar biasa kepada Kampung Wisata Tahunan,” katanya.
Bu Atin menilai kesempatan menerima kunjungan anggota DPRD dari berbagai daerah menjadi momentum penting memperluas jejaring promosi destinasi wisata setempat. “Kunjungan ini sangat berharga karena memperkenalkan potensi kampung sekaligus mempromosikan produk UMKM kepada tamu dari berbagai wilayah,” ungkapnya.
Dampak ekonomi langsung pun dirasakan pelaku usaha karena transaksi penjualan produk UMKM selama kegiatan berlangsung diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. “Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut demi kemajuan pariwisata dan peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM Kampung Wisata Tahunan,” harap Bu Atin.
Melalui E-Kunker, Susanto Dwi Antoro menegaskan DPRD Kota Yogyakarta berkomitmen menghadirkan kunjungan kerja yang produktif, berdampak ekonomi, sekaligus menguatkan pariwisata berbasis masyarakat.(waw)

