1.914 Taruna TNI dan Polri Ikuti Wisuda Prabatar 2026 di Akademi Militer Magelang

‎FAJARLAMPUNG.COM, MAGELANG – Sebanyak 1.914 taruna resmi menyandang pangkat Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna setelah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan integratif di Akademi Militer Magelang.
‎
Upacara Wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabatar) Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Pendidikan 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Sapta Marga Akmil, Kamis (8/10/2026).
‎
Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H., turut menghadiri prosesi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembentukan generasi penerus kepemimpinan TNI-Polri.
‎
Upacara dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., bersama Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.
‎
Rangkaian kegiatan diawali pemeriksaan pasukan, dilanjutkan pembacaan surat keputusan pelantikan, kemudian penyematan pangkat baru kepada para taruna dan taruni yang menuntaskan pendidikan tahap pertama.
‎
Momentum ini bukan sekadar seremoni pergantian status pendidikan. Wisuda Prabatar menjadi penanda awal perjalanan panjang para calon perwira dalam mengemban tanggung jawab menjaga bangsa.
‎
Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh taruna yang berhasil menyelesaikan Tahap Pertama Pendidikan Dasar Keprajuritan Candradimuka dengan penuh perjuangan dan kedisiplinan.
‎
“Pendidikan dasar integratif ini tidak hanya membentuk fisik dan keterampilan, tetapi juga menggembleng karakter, jiwa kepemimpinan, serta kebersamaan,” tegas Agus Subiyanto dalam amanatnya.
‎
Panglima TNI menegaskan, kebersamaan yang dibangun sejak pendidikan dasar memiliki arti penting bagi hubungan kelembagaan TNI dan Polri dalam menjalankan pengabdian.
‎
“Soliditas TNI-Polri yang terbangun sejak dini adalah fondasi utama dalam menjaga kedaulatan NKRI dan keamanan masyarakat,” ujarnya menekankan pentingnya persatuan.
‎
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perbedaan tugas dan kewenangan tidak boleh menghalangi kedua institusi dalam menjaga kepentingan bangsa serta melindungi masyarakat.
‎
Tantangan keamanan juga terus berkembang. Panglima TNI mengingatkan para taruna agar mempersiapkan diri menghadapi ancaman siber, penyebaran disinformasi, hingga kejahatan lintas negara yang semakin kompleks.
‎
Perubahan zaman menuntut calon pemimpin TNI-Polri memiliki kemampuan beradaptasi, ketajaman berpikir, serta integritas kuat ketika menghadapi persoalan keamanan nasional.
‎
Sementara itu, amanat tertulis Kapolri yang dibacakan Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta wisuda.
‎
Sebanyak 1.914 taruna kini resmi menyandang pangkat Prajurit Taruna bagi Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna bagi Akademi Kepolisian setelah melewati tahap pendidikan dasar.
‎
Kapolri menekankan bahwa perbedaan fungsi kedua institusi tidak mengubah tujuan utama pengabdian mereka, yakni memberikan perlindungan dan menjaga keamanan masyarakat.
‎
“Meskipun memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, TNI dan Polri punya tujuan pengabdian yang sama: melindungi rakyat,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Kalemdiklat Polri.
‎
Pengabdian tersebut juga mencakup tanggung jawab menjaga keamanan serta mengawal perjalanan bangsa menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
‎
“Menjaga keamanan, serta mengawal perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” menjadi pesan penting yang mengiringi langkah awal pengabdian para taruna.
‎
Kehadiran Pangdam XXVI/Mataram dalam upacara tersebut menunjukkan dukungan jajaran TNI terhadap proses pembentukan calon pemimpin yang tangguh, adaptif, dan profesional.
‎
Generasi baru ini diharapkan mampu mengembangkan kemampuan keprajuritan sekaligus memegang teguh nilai disiplin, loyalitas, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.
‎
Upacara turut dihadiri pejabat utama TNI AD, pimpinan Akademi TNI dan Akpol, pejabat daerah, serta Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana bersama pengurus pusat.
‎
‎Para orang tua dan keluarga taruna juga hadir menyaksikan momen penting tersebut, menyertai langkah awal putra-putri mereka menuju perjalanan pengabdian kepada bangsa.
‎
Wisuda Prabatar 2026 pun menjadi titik awal pembentukan karakter calon pemimpin keamanan negara, dengan soliditas TNI-Polri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. (waw)