Wayang Kulit Meriahkan HUT ke-81, TNI Perkuat Kedekatan dengan Rakyat

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Pagelaran wayang kulit memeriahkan peringatan HUT ke-81 TNI di Pelataran Monumen Serangan Umum 1 Maret, Senin (5/10/2026) pukul 19.00 hingga 23.45 WIB, dihadiri sekitar 500 orang dan sejumlah pejabat.
‎
Pagelaran tersebut diselenggarakan Korem 072/Pamungkas sebagai rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dengan tema TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat.
‎
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengatakan wayang bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan yang sarat nilai kehidupan.
‎
“Dalam rangka HUT ke-81 TNI, malam ini kita bersama-sama menikmati pagelaran wayang kulit sekaligus melestarikan budaya bangsa,” ujarnya.
‎
Menurut Yuniar, wayang mengajarkan keberanian, kejujuran, kepemimpinan, keadilan, serta pengabdian yang relevan diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
‎
“Wayang bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan. Di dalamnya terdapat nilai keberanian, kejujuran, kepemimpinan, keadilan, dan pengabdian,” katanya.
‎
Ia menambahkan, Yogyakarta memiliki sejarah perjuangan dan budaya kuat, termasuk semangat Serangan Umum 1 Maret yang perlu diwariskan.
‎
“Yogyakarta memiliki sejarah dan budaya yang kuat, termasuk semangat perjuangan Serangan Umum 1 Maret yang perlu terus diwariskan,” tuturnya.
‎
Yuniar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh tamu undangan yang hadir mendukung kegiatan tersebut hingga selesai malam itu.
‎
“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian. Mari kita nikmati pagelaran wayang kulit,” ucapnya.
‎
Sementara itu, Ketua DPRD DIY Nuryadi menegaskan hubungan TNI dengan rakyat telah terjalin sejak perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
‎
“Perjuangan bangsa bukan hanya milik prajurit, tetapi merupakan perjuangan seluruh rakyat Indonesia,” kata Nuryadi dalam sambutannya.
‎
Nuryadi menilai pagelaran wayang memberikan hiburan sekaligus tuntunan mengenai keberanian, keadilan, pengabdian, dan perjuangan membela kebenaran.
‎
“Melalui pagelaran wayang kulit, kita tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga tuntunan berupa nilai keberanian dan keadilan,” ujarnya.
‎
Ia berharap TNI senantiasa kuat, profesional, dicintai rakyat, serta tetap menjaga kemanunggalan bersama masyarakat dalam menjalankan tugas kebangsaan.
‎
“Semoga TNI senantiasa kuat, profesional, dicintai rakyat, dan tetap menyatu dengan rakyat,” kata Nuryadi.
‎
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan, serta pejabat lainnya.
‎
Turut hadir Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut P Hendra Siregar, Dandim 0734/Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono, dan tamu undangan.
‎
Pertunjukan budaya itu menjadi sarana mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus menjaga pelestarian budaya lokal.
‎
‎Kegiatan kemudian dilanjutkan pertunjukan wayang kulit hingga malam, berlangsung dalam suasana kebersamaan, tertib, aman, dan mendapat antusiasme masyarakat.
‎
Melalui kegiatan tersebut, Korem 072/Pamungkas menegaskan semangat HUT ke-81 TNI untuk memperkuat kemanunggalan prajurit dengan rakyat.(waw)