Video Dugaan Penyerangan Perempuan di Ngipik Bantul Viral di Media Sosial

‎JENDELANUSANTARA.COM, BANTUL – Video dugaan penyerangan terhadap seorang perempuan di Ngipik, Baturetno, Banguntapan, Bantul, mendadak viral dan memantik perhatian warga setempat sejak Kamis (30/9/2026) pagi kemarin.
‎
Rekaman kamera CCTV memperlihatkan korban berada di depan rumah ketika dua pria datang lalu diduga melakukan penyerangan secara tiba-tiba kepada korban tersebut.
‎
Video tersebut beredar melalui media sosial setelah diunggah akun Instagram @setrobramantyo, kemudian mendapat perhatian publik karena menampilkan dugaan aksi kekerasan terhadap perempuan tersebut.
‎
Dalam rekaman yang beredar, salah satu
‎pria diduga membawa senjata tajam saat mendekati perempuan tersebut di kawasan permukiman warga setempat.
‎
Identitas kedua pria dalam rekaman belum dijelaskan secara resmi, sehingga seluruh dugaan mengenai pelaku masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut dari aparat saat ini.
‎
Narasi unggahan juga menyebut adanya atribut yang diduga mengarah kepada simpatisan salah satu calon lurah Baturetno yang sedang berkampanye di sana.
‎
Namun, keterkaitan atribut tersebut dengan aksi penyerangan belum dikonfirmasi aparat, sehingga tidak tepat menyimpulkan motif politik dari rekaman tersebut secara sepihak.
‎
Peristiwa itu disebut berlangsung ketika tahapan kampanye pemilihan lurah tengah berjalan, membuat perhatian warga terhadap keamanan semakin meningkat di wilayah tersebut.
‎
Warga pun menyoroti dugaan penggunaan senjata tajam karena kejadian disebut berlangsung di lingkungan permukiman yang menjadi ruang aktivitas masyarakat setiap hari.
‎
Kekhawatiran tersebut semakin besar karena kontestasi pemilihan lurah melibatkan pendukung berbagai pihak dengan kepentingan dan pilihan masing-masing di tengah masyarakat.
‎
Polisi kemudian menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi serta situasi keamanan di lingkungan sekitar kejadian tersebut.
‎
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan petugas sudah mendatangi lokasi ketika informasi mengenai peristiwa tersebut ditindaklanjuti oleh polisi langsung warga.
‎
Menurut Rita, persoalan antara pihak-pihak yang terlibat telah diselesaikan secara internal ketika petugas datang ke lokasi kejadian tersebut pada saat itu.
‎
“Petugas sudah datang ke lokasi dan sudah diselesaikan sendiri,” ujar Iptu Rita
‎
Hidayanto ketika memberikan keterangan terkait insiden tersebut kepada wartawan.
‎
Pernyataan kepolisian itu menunjukkan
‎situasi di lokasi telah terkondisikan, meski sejumlah detail mengenai kejadian belum disampaikan kepada publik secara lengkap saat ini warga.
‎
Rita belum merinci motif, kronologi lengkap, identitas pihak terlibat, maupun memastikan dugaan penggunaan senjata tajam sebagaimana terlihat dalam narasi video yang beredar tersebut.
‎
Karena itu, video viral tersebut perlu ditempatkan sebagai informasi awal, bukan dasar untuk menetapkan kesalahan seseorang tanpa pemeriksaan resmi oleh aparat.
‎
Di tengah kampanye pemilihan lurah, warga berharap seluruh pendukung menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik di lapangan bersama warga.
‎
Masyarakat juga berharap kepolisian bersama panitia pengawas tetap mengantisipasi gesekan, terutama selama rangkaian kampanye berlangsung di wilayah Baturetno dan sekitarnya.
‎
Keamanan pemilihan lurah menjadi perhatian bersama agar perbedaan pilihan tidak berkembang menjadi intimidasi, kekerasan, atau penggunaan senjata tajam di masyarakat setempat. (waw)