Tragedi di Tengah Perjalanan, Empat Pendukung PSS Sleman Gugur Saat Menuju Surabaya

FAJARLAMPUNG.COM, Caruban – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PSS Sleman setelah empat suporter dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan perjalanan menuju Surabaya, Minggu (18/10/2026).
‎
‎Rombongan tersebut hendak menyaksikan pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, dalam laga Minggu ini.
‎
‎Kecelakaan melibatkan Toyota Hiace bernomor polisi AB 7831 E dan sebuah truk di ruas jalan tol KM 616 sekitar pukul 08.15 WIB.
‎
‎Kendaraan tersebut membawa 15 orang, termasuk pengemudi, ketika kecelakaan terjadi dalam perjalanan rombongan suporter menuju lokasi pertandingan di Surabaya.
‎
‎Media Officer PSS Sleman, Fairus Nur Razaq, membenarkan adanya kabar duka tersebut berdasarkan informasi awal yang diterima manajemen klub dari pihak terkait.
‎
‎“Informasi awal meninggal dunia empat orang, masih proses identifikasi,” kata Fairus Nur Razaq, Minggu (18/10/2026), saat menyampaikan perkembangan kejadian tersebut.
‎
‎Informasi sementara menyebutkan, dua orang mengalami luka ringan dan dua lainnya mengalami luka berat akibat kecelakaan yang menimpa kendaraan rombongan suporter tersebut.
‎
‎Dua korban luka ringan diketahui bernama Rengga dan Naufal. Sementara itu, salah satu korban luka berat teridentifikasi bernama Anis, berdasarkan pendataan sementara.
‎
‎Satu korban lainnya yang mengalami luka berat masih belum diketahui identitasnya. Proses pendataan dan pencocokan informasi korban masih terus dilakukan oleh petugas.
‎
‎Situasi di lokasi juga dilaporkan menyulitkan proses evakuasi. Hingga pukul 08.44 WIB, dua orang masih terjepit badan kendaraan dan belum berhasil dievakuasi.
‎
‎Dari total 15 orang yang berada dalam Toyota Hiace tersebut, informasi awal baru merinci kondisi sepuluh orang, sementara lima lainnya belum terkonfirmasi.
‎
‎Data tersebut masih bersifat sementara sehingga kondisi seluruh penumpang belum dapat dipastikan. Pihak terkait terus berupaya mengumpulkan informasi lengkap mengenai para korban kecelakaan.
‎
‎Pendataan dilakukan melalui koordinasi gabungan yang melibatkan perwakilan suporter, korban selamat, manajemen PSS Sleman, pihak rumah sakit, serta kepolisian yang menangani kejadian tersebut.
‎
‎Koordinasi itu diperlukan untuk memastikan identitas korban meninggal dunia, memantau kondisi korban luka, serta memperoleh kepastian mengenai keadaan seluruh penumpang kendaraan tersebut.
‎
‎Informasi awal menyebutkan, sejumlah korban telah dibawa ke RS Caruban untuk mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing setelah kecelakaan di jalan tol.
‎
‎Keterbatasan personel dan jarak menjadi tantangan dalam pengumpulan informasi. Karena itu, komunikasi antarpihak terus dilakukan untuk mempercepat pendataan dan memastikan perkembangan terbaru.
‎
‎Manajemen PSS Sleman bersama perwakilan suporter berupaya menghimpun informasi dari berbagai pihak agar kabar mengenai kondisi korban dapat disampaikan secara akurat.
‎
Hingga informasi awal tersebut disampaikan, proses identifikasi terhadap empat korban meninggal dunia masih berlangsung. Belum ada keterangan lengkap mengenai identitas seluruh korban.
‎
Kecelakaan ini menjadi kabar duka bagi keluarga besar PSS Sleman, terutama para suporter yang melakukan perjalanan demi memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.
‎
Perkembangan mengenai identitas korban, kondisi penumpang lainnya, serta proses evakuasi masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang dan hasil koordinasi tim gabungan.(waw)