Situasi Nasional Tetap Kondusif, Aparat Ajak Masyarakat Saring Informasi Terkait Isu Demo Agustus 2026

FAJARLAMPUNG.COM, JAKARTA – Munculnya berbagai informasi di media sosial mengenai rencana aksi demonstrasi besar pada Agustus 2026 mendapat perhatian aparat keamanan. Polri dan TNI memastikan hingga saat ini kondisi keamanan nasional tetap aman dan terkendali serta mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Melalui keterangannya, Sabtu (1/8), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan, kepolisian belum menerima pemberitahuan resmi terkait rencana aksi demonstrasi yang ramai diperbincangkan tersebut.

“Sampai saat ini Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan terkait tentang aksi yang ada,” ujar Budi.

Meski demikian, Polda Metro Jaya tetap melakukan langkah antisipatif dengan memantau perkembangan informasi, termasuk aktivitas di media sosial. Pemantauan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Operasional sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Di sisi lain, beredarnya video yang memperlihatkan kendaraan taktis Anoa di kawasan Monumen Nasional (Monas) sempat memunculkan berbagai spekulasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa, informasi yang menyebut kendaraan tersebut disiagakan untuk menghadapi demonstrasi tidak benar.

“Jangan menyebarkan hoaks, apalagi provokasi,” tegasnya.

Menurut Nas, kendaraan tersebut merupakan bagian dari persiapan rutin menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hasil pengecekan di lapangan juga menunjukkan tidak ada kendaraan lapis baja Anoa yang disiagakan. Yang berada di lokasi adalah belasan truk pengangkut personel bertanda “Pasukan Peringatan HUT RI ke-81 Tahun 2026”.

Sementara itu, Asisten Utama Bidang Operasi Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, memastikan situasi keamanan nasional berdasarkan data Daily Operating Reporting System (DORS) Polri masih berada dalam kondisi aman dan terkendali.

“Jadi, masyarakat jangan termakan dengan isu-isu akan terjadi gangguan kamtibmas yang mencemaskan,” ujar Fadil saat menghadiri Kapolri Cup di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa, pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan merupakan kebijakan masing-masing pengelola dan tidak berkaitan dengan adanya ancaman keamanan.

Di tengah berkembangnya berbagai isu terkait sejumlah program pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), aparat keamanan kembali mengingatkan masyarakat agar mengedepankan sikap bijak dalam menerima informasi.

Imbauan serupa juga disampaikan Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn. Menurutnya, masyarakat sebaiknya tidak terburu-buru mempercayai berbagai narasi yang beredar tanpa didukung informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Polri dan TNI sudah memberikan klarifikasi. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama kita tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.

Romadhon mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif dan menyerahkan penanganan keamanan kepada aparat yang menjalankan tugas secara profesional.

“Pemerintah bersama Polri dan TNI juga mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang beredar di media sosial serta tidak ikut menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya demi menjaga stabilitas dan ketertiban di tengah masyarakat,” tandasnya. (Red).