‎Ramah Tamah Paskibraka DIY Penuh Pesan Kebangsaan

FAJARLAMPUNG.COM, ‎JOGJA – Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama menghadiri ramah tamah Gubernur DIY bersama Paskibraka se-DIY Tahun 2026 di Kepatihan secara resmi.
‎
Kegiatan berlangsung hangat di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (18/8/2026), mempertemukan Paskibraka, pejabat daerah, Forkopimda, pelatih, pembina, dan tamu undangan dalam keakraban bersama.
‎
Ramah tamah tersebut menjadi ruang apresiasi pemerintah daerah kepada Paskibraka setelah menuntaskan rangkaian tugas peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan baik.
‎
Kasrem Teguh hadir mewakili Danrem 072/Pamungkas, bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X lainnya.
‎
Suasana pertemuan terasa akrab ketika para Paskibraka berinteraksi dengan pejabat dan tamu, sekaligus menerima penghargaan atas pengabdian mereka selama peringatan kemerdekaan ini.
‎
Kepala Kesbangpol DIY Lilik Andi Aryanto menjelaskan seleksi Paskibraka 2026 berlangsung bertahap dari tingkat kabupaten kota hingga tingkat daerah se-DIY secara menyeluruh.
‎
Dari ratusan peserta, terpilih 79 siswa mengikuti seleksi tingkat DIY, kemudian ditetapkan 19 putra dan 19 putri sebagai Paskibraka DIY terbaik pilihan.
‎
Dua peserta juga mengikuti seleksi nasional, menghasilkan Ahmad Raditya dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah sebagai calon Paskibraka Nasional Utama dari DIY terpilih.
‎
Sementara Ilham Hafizh Annuri dan Ameyliana Yosie ditetapkan sebagai calon cadangan nasional, melengkapi keberhasilan pembinaan generasi muda Yogyakarta pada tahun 2026 membanggakan.
‎
‎*Pesan Gubernur DIY*
‎
Dalam ramah tamah, Sri Sultan menyampaikan apresiasi kepada Paskibraka, pelatih, pembina, serta keluarga yang terus memberikan dukungan selama persiapan dan pelaksanaan tugas.
‎
“Upacara telah selesai, tetapi tugas kebangsaan Saudara sesungguhnya baru dimulai,” pesan Sri Sultan kepada seluruh anggota Paskibraka DIY yang hadir bersama langsung.
‎
Pesan tersebut disampaikan dalam suasana penuh keakraban, menegaskan bahwa pengalaman Paskibraka harus dilanjutkan melalui karakter kuat, disiplin, dan tanggung jawab setiap hari.
‎
Menurut Sri Sultan, nilai kedisiplinan, keteguhan, dan kecintaan terhadap Tanah Air harus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari para Paskibraka setelah bertugas dengan baik.
‎
Para Paskibraka juga diharapkan menjadi teladan di sekolah, keluarga, dan masyarakat, bukan sekadar dikenal karena penampilan saat upacara kenegaraan saja bagi publik.
‎
“Jadikan pengalaman ini sebagai bekal,” pesan Sri Sultan, seraya menekankan pentingnya sikap, keputusan, dan karya nyata setelah tugas mereka berakhir kelak nanti.
‎
Kehadiran Kasrem dan unsur Forkopimda turut memperkuat suasana ramah tamah, sekaligus menunjukkan perhatian terhadap generasi muda yang telah mengabdi dengan disiplin tinggi.
‎
Pertemuan ditutup dengan semangat kebangsaan dan kebersamaan, meninggalkan pesan bahwa pengabdian Paskibraka terus berlanjut setelah rangkaian upacara selesai secara resmi bersama baik. (WAW)