Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Perempuan di Kalasan

FAJARLAMPUNG.COM, SLEMAN – Pelaku pembuangan bayi perempuan di Kalasan, Sleman, akhirnya diciduk polisi setelah kasusnya menggegerkan warga dan viral di media sosial.
‎
‎Tim Resmob URC Satreskrim Polresta Sleman berhasil mengamankan terduga pelaku dalam pengungkapan cepat kasus penemuan bayi perempuan tersebut pada Minggu (27/9/2026).
‎
Momen penangkapan terduga pelaku bahkan terlihat dalam unggahan resmi akun Instagram Tim Resmob URC Satreskrim Polresta Sleman yang kemudian menjadi perhatian warganet.
‎
Dalam video itu, petugas tampak mengamankan terduga pelaku sebelum menggiringnya untuk menjalani pemeriksaan terkait perkara pembuangan bayi perempuan tersebut.
‎
Terduga pelaku terlihat pasrah ketika diamankan petugas. Polisi selanjutnya membawa yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman perkara lebih lanjut.
‎
Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru kasus yang sebelumnya membuat warga Dusun Somosari, Selomartani, Kalasan, Sleman, geger pada siang hari.
‎
‎*Kronologi Peristiwa*
‎
Bayi perempuan itu sebelumnya ditemukan berada di kursi teras rumah warga di Dusun Somosari, Ngrangsan RT 07/RW 04, Selomartani, Kalasan.
‎
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026), ketika suasana permukiman warga mendadak diwarnai suara tangisan bayi yang terdengar cukup jelas.
‎
Saksi berinisial I, berusia 61 tahun, disebut mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 13.00 WIB dari kawasan sekitar rumahnya.
‎
Rasa penasaran membuat saksi mencari sumber suara tersebut hingga akhirnya menemukan bayi perempuan berada di kursi depan rumah warga.
‎
Temuan itu semakin mengagetkan karena bayi tersebut tidak ditemukan sendirian. Ada sebuah tas serta sepucuk kertas di dekat bayi tersebut.
‎
Kertas tersebut diketahui bertuliskan tanggal lahir bayi. Temuan itu kemudian menjadi bagian informasi penting dalam penanganan perkara oleh kepolisian.
‎
Warga kemudian melaporkan penemuan bayi tersebut kepada pihak terkait sehingga aparat kepolisian dapat melakukan penanganan dan penyelidikan terhadap kejadian tersebut.
‎
Tim Resmob URC Satreskrim Polresta Sleman selanjutnya bergerak melakukan pengungkapan untuk mencari pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.
‎
Hasil pengungkapan akhirnya membuahkan penangkapan. Seorang terduga pelaku berhasil diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman perkara.
‎
Meski penangkapan sudah dilakukan, polisi belum mengungkap identitas lengkap terduga pelaku kepada publik karena penyidikan masih berlangsung.
‎
Begitu pula dengan motif pembuangan bayi. Hingga kini, Polresta Sleman masih melakukan pendalaman untuk mengetahui alasan di balik tindakan tersebut.
‎
Polisi masih mengumpulkan informasi dan keterangan untuk mengurai secara lengkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan bayi perempuan tersebut ditemukan di teras rumah warga.
‎
Informasi penangkapan langsung menyedot perhatian warganet setelah video pengamanan terduga pelaku beredar melalui media sosial dan dibagikan kembali oleh pengguna lainnya.
‎
Respons warganet pun bermunculan setelah melihat terduga pelaku diamankan petugas. Perhatian publik kini tertuju pada pengungkapan motif dan kronologi lengkap kasus tersebut.
‎
Namun, polisi belum memberikan kesimpulan mengenai motif maupun rangkaian lengkap peristiwa sebelum proses pemeriksaan dan penyidikan selesai dilakukan secara menyeluruh.
‎
Kasus yang bermula dari tangisan bayi sekitar pukul 13.00 WIB itu kini memasuki babak baru setelah terduga pelaku berhasil diamankan.
‎
Masyarakat masih menunggu penjelasan resmi Polresta Sleman mengenai identitas terduga pelaku, motif, serta perkembangan penyidikan setelah penangkapan tersebut. (waw)