Pimpin UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Ridho Fokus Perkuat SDM Akademik

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jakarta – Prof. Ir. Ridho Kresna Wattimena resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta periode 2026–2030, Selasa (27/10/2026), dalam prosesi resmi kementerian.
‎
‎Pelantikan berlangsung di Graha Diktisaintek, Jakarta, oleh Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Prof. Badri Munir Sukoco yang mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pada Selasa.
‎
‎Ridho kini memimpin UPN Veteran Yogyakarta dengan agenda besar memperkuat kualitas akademik, meningkatkan daya saing kampus, serta mempercepat pengembangan sumber daya manusia unggul kampus.
‎
‎Usai dilantik, Ridho langsung menegaskan prioritas awal kepemimpinannya, yakni menambah jumlah guru besar yang dinilainya masih sangat kurang di lingkungan universitas untuk masa jabatan.
‎
‎“Program prioritas yang paling segera adalah mengejar jumlah guru besar, yang saat ini masih sangat kurang,” kata Ridho seusai pelantikan di hadapan jajaran kementerian.
‎
‎Menurut Ridho, penambahan guru besar penting untuk memperkuat pendidikan, penelitian, dan inovasi sekaligus meningkatkan kapasitas akademik kampus menghadapi persaingan antarperguruan tinggi di masa mendatang.
‎
‎Langkah tersebut juga diharapkan mendorong lahirnya riset berkualitas, memperluas kontribusi keilmuan, serta meningkatkan kemampuan UPN Veteran Yogyakarta menjawab kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional Indonesia.
‎
‎Selain membenahi kapasitas akademik, Ridho menargetkan peningkatan peringkat dan daya saing universitas agar semakin kompetitif, adaptif, serta mampu memperluas dampak bagi masyarakat secara nasional.
‎
‎Ia juga menyoroti peluang transformasi kelembagaan menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum atau PTN-BH, yang menurutnya berpotensi terealisasi mulai tahun depan dalam waktu dekat.
‎
‎Transformasi tersebut menjadi salah satu agenda strategis untuk memperkuat tata kelola dan mendorong kampus berkembang sesuai tantangan pendidikan tinggi yang terus berubah secara berkelanjutan.
‎
‎Dalam pelantikan itu, Prof. Badri Munir Sukoco mengingatkan seluruh pejabat baru bahwa jabatan bukan sekadar pergantian posisi atau pemenuhan prosedur administratif kepada para pejabat.
‎
‎“Ukuran keberhasilan sebuah jabatan bukanlah posisi yang dicapai, melainkan manfaat dan dampak yang dihasilkan,” ujar Badri dalam sambutannya kepada seluruh pejabat yang dilantik.
‎
‎Badri menegaskan, pimpinan perguruan tinggi harus menghadirkan pendidikan tinggi inklusif, adaptif, dan berdampak, bukan hanya mengejar capaian administratif maupun akademik semata dalam menjalankan amanah.
‎
‎Menurut Badri, keberhasilan kampus juga terlihat dari kontribusinya kepada masyarakat, dunia industri, pembangunan daerah, serta kemajuan bangsa secara luas dan berkelanjutan bagi Indonesia.
‎
‎Ia mendorong sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat agar kolaborasi melahirkan inovasi yang manfaatnya dirasakan langsung oleh publik di berbagai daerah.
‎
‎Badri turut mengajak kampus bertransformasi bertahap, dari teaching university menuju research university, kemudian berkembang menjadi entrepreneurial university yang mampu menghasilkan solusi dan nilai tambah.
‎
‎“Kebijakan yang baik tidak akan memberikan hasil optimal tanpa pelaksanaan yang tepat, terukur, dan bertanggung jawab,” tambah Badri saat menyampaikan arahannya kepada para pejabat.
‎
‎Mantan Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, turut menyampaikan selamat kepada Ridho sekaligus menitipkan pesan untuk kepemimpinan periode 2026–2030 di kampus.
‎
‎Irhas meminta Ridho menjaga marwah kampus sebagai perguruan tinggi yang mewarisi nilai perjuangan pendahulu serta memiliki identitas kuat sebagai kampus bela negara Indonesia.
‎
‎Pesan berikutnya, ia menekankan pentingnya kekompakan sivitas akademika dan tenaga kependidikan, karena kebersamaan dinilai menjadi modal untuk mempercepat pencapaian tujuan universitas bersama.
‎
‎Irhas juga berpesan agar tata kelola akademik, sumber daya manusia, keuangan, dan sumber daya pendukung terus diperkuat demi keberlanjutan program universitas ke depan.
‎
‎Dengan kepemimpinan Ridho, UPN Veteran Yogyakarta diharapkan menjaga karakter bela negara, memperkuat kualitas akademik, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan Indonesia ke depan.(waw)