Perkuat Pemahaman Keagamaan, Pokja 1 PKK Balecatur Beri Pembekalan Tata Cara Merukti Jenazah

‎FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Kepedulian sosial dan keterampilan keagamaan diperkuat melalui pelatihan merukti jenazah yang digelar Pokja 1 TP PKK Kalurahan Balecatur.
‎
‎Kegiatan berlangsung Sabtu (31/10/2026), pukul 08.30 hingga 11.30 WIB, bertempat di Aula Kalurahan Balecatur, dengan melibatkan kader masyarakat setempat.
‎
‎Pelatihan tersebut menjadi langkah nyata meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan masyarakat dalam menjalankan kewajiban sosial dan keagamaan ketika menghadapi kematian warga.
‎
‎Pokja 1 TP PKK Balecatur menggandeng Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Balecatur untuk menyelenggarakan kegiatan yang mengedepankan kepedulian serta semangat kebersamaan.
‎
‎Kolaborasi kedua organisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk memberikan materi mengenai tata cara pengurusan jenazah.
‎
‎Materi pelatihan disampaikan berdasarkan tuntunan syariat Islam, sehingga peserta mendapatkan pemahaman mengenai proses merukti jenazah secara benar dan bertanggung jawab.
‎
‎Peserta memperoleh pembekalan mulai persiapan hingga tahapan pelaksanaan pengurusan jenazah, sebagai keterampilan penting dalam kehidupan bermasyarakat.
‎
‎Melalui pelatihan tersebut, kader PKK dan anggota ‘Aisyiyah diharapkan semakin percaya diri ketika memberikan bantuan kepada masyarakat.
‎
‎”Pengetahuan mengenai pengurusan jenazah menjadi bekal penting bagi kader agar dapat berperan aktif membantu warga,” demikian semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut.
‎
‎Keterampilan tersebut juga diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan pribadi, tetapi dapat diterapkan ketika masyarakat membutuhkan pendampingan dalam situasi kedukaan.
‎
‎Pengurusan jenazah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan yang membutuhkan pemahaman, kepedulian, serta keterampilan dari masyarakat sekitar.
‎
‎Karena itu, pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat kesiapan kader dalam memberikan pelayanan sosial kepada warga.
‎
‎Sinergi TP PKK dan PRA Balecatur sekaligus memperlihatkan pentingnya kemitraan organisasi perempuan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
‎
‎Kebersamaan kedua organisasi tersebut dibangun melalui semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian untuk menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan.
‎
‎Kolaborasi ini juga menjadi bukti bahwa pemberdayaan keluarga tidak hanya menyangkut urusan rumah tangga, tetapi mencakup kehidupan sosial.
‎
‎”Kerja sama yang telah terjalin diharapkan terus berkembang melalui berbagai program bermanfaat bagi masyarakat,” menjadi harapan penyelenggara.
‎
‎TP PKK Balecatur dan PRA Balecatur berkomitmen memperkuat kemitraan dengan menghadirkan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
‎
‎Program pemberdayaan diharapkan semakin luas, mencakup bidang keluarga, sosial, keagamaan, serta penguatan kepedulian antarsesama warga.
‎
‎Melalui kegiatan tersebut, kader diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang saling membantu ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
‎
‎Pelatihan merukti jenazah juga diharapkan mendorong tumbuhnya kepedulian kolektif, sehingga warga tidak merasa sendirian ketika membutuhkan bantuan.
‎
Semangat kebersamaan menjadi modal penting bagi Balecatur untuk memperkuat kehidupan masyarakat yang berdaya, peduli, harmonis, dan menjunjung nilai gotong royong.(ady)