Perkuat Mesin Partai, PSI Bantul Optimistis Menang pada Pemilu 2029

FAJARLAMPUNG.COM, Bantul – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bantul menggelar pendidikan politik dan konsolidasi partai di Waroeng Omah Sawah, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus partai mulai tingkat kabupaten, kapanewon, hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).

Ketua DPD PSI Bantul, Almira, mengatakan seluruh struktur kepengurusan PSI di Kabupaten Bantul kini telah terbentuk secara menyeluruh. “Akhirnya Bantul sudah seratus persen lengkap,” kata Almira.

Ia mengapresiasi seluruh kader yang telah bekerja keras menyelesaikan pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat ranting. “Siang, malam, saya selalu menelepon untuk memastikan perkembangan di setiap kapanewon,” ujarnya.

Menurut Almira, keberhasilan melengkapi kepengurusan di seluruh wilayah menjadi bukti soliditas kader PSI Bantul.”Inilah Bantul, inilah DPRt yang sudah lengkap,” tegasnya, disambut tepuk tangan peserta.

Ia mengakui dinamika organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, menurutnya, kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama partai.”Pasang surut pasti ada, tetapi kami tetap kompak,” ungkapnya.

Almira juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul, Sis Ari, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pendidikan politik tersebut.

Ia menjelaskan agenda utama kegiatan adalah memberikan pendidikan politik kepada pengurus DPRt yang baru terbentuk agar memiliki pemahaman yang benar mengenai organisasi dan kepemiluan.”Mereka harus mendapatkan bekal politik yang benar,” katanya.

Selain pendidikan politik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum perayaan atas tuntasnya pembentukan kepengurusan PSI di 17 kapanewon dan 76 DPRt di Kabupaten Bantul.

Menurut Almira, seluruh DPRt telah memenuhi komposisi kepengurusan sesuai target organisasi sehingga mesin partai siap menghadapi Pemilu 2029.”Kami ingin seluruh mesin partai siap menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya optimistis.

Ia menegaskan strategi pemenangan harus mulai disusun sejak dini melalui pemetaan jumlah penduduk, alokasi kursi, hingga potensi suara di setiap wilayah Kabupaten Bantul.”Teman-teman harus memahami strategi pemenangan, membaca peluang, dan bergerak sejak dini agar mampu meraih kepercayaan masyarakat,” tuturnya.

Almira juga mengingatkan seluruh kader agar menjalankan aktivitas politik berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.”Persatuan menjadi kunci utama perjuangan PSI,” katanya.

Ia menegaskan tidak boleh ada persaingan internal yang justru melemahkan partai.”Tidak ada calon satu, dua, atau tiga. Semuanya harus bersatu memenangkan pemilu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bantul, Joko Santosa, mengatakan pihaknya memiliki tugas memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk partai politik, melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan pendidikan kepemiluan.”Kami menyampaikan bagaimana partai politik dapat memenuhi persyaratan administratif maupun faktual agar dapat lolos menjadi peserta pemilu,” jelas Joko kepada wartawan.

Selain itu, KPU Bantul juga menyampaikan perkembangan regulasi terbaru, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi mengenai pemisahan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu lokal sebagai tambahan wawasan bagi kader partai.

Melalui kegiatan konsolidasi dan pendidikan politik tersebut, PSI Bantul berharap seluruh kader semakin solid, memahami regulasi kepemiluan, serta siap bekerja untuk meraih kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2029. (waw)