Perkuat Heksaheliks, Kementerian Ekraf Optimalkan Pasar AS yang Strategis

FAJARLAMPUNG.COM, Jakarta, 10 Juli 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional yang berbasis pada jejaring global melalui audiensi dengan Perkumpulan Alumni Amerika Serikat (ALUMNAS). Pertemuan ini membawa semangat kemitraan heksaheliks yang melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, lembaga keuangan, komunitas, dan media.

“Kolaborasi bersama ALUMNAS menjadi momentum penting untuk memaksimalkan ruang kolaborasi di tengah pesatnya pertumbuhan industri kreatif saat ini. Sinergi ini akan mempercepat transformasi sektor ekraf menjadi kekuatan ekonomi baru yang berdaya saing global,” ujar Menteri Ekraf dalam audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat (10/7).

Pertemuan lanjutan ini merupakan audiensi kedua dalam penjajakan kolaborasi di antara kedua belah pihak. Audiensi ini bertujuan memaparkan program strategis serta memohon arahan terkait rencana penyelenggaraan Indonesia Creative Week by ALUMNAS. Platform ini akan mengintegrasikan pameran ekonomi kreatif, forum bisnis dan investasi, festival budaya, hingga business matching.

Langkah ini strategis mengingat Amerika Serikat merupakan pasar utama ekonomi kreatif Indonesia dengan nilai ekspor mencapai 9,14 miliar dolar AS pada akhir 2025. Selain itu, Amerika Serikat tercatat sebagai investor terbesar pada Triwulan I 2026 dengan realisasi modal sebesar Rp12,9 triliun.

“Kementerian tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kolaborasi heksaheliks bersama ALUMNAS menjadi kunci utama untuk untuk menjajaki sinergi di berbagai ajang ekonomi kreatif, terlebih posisi Amerika Serikat sangat strategis baik dari segi investasi maupun ekspor,” kata Menteri Ekraf.

Pertemuan tersebut juga membahas detail pelaksanaan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang mengusung tema Inclusively Creative: Collective Continuity. Acara ini dijadwalkan berlangsung di JIExpo Kemayoran pada 21–23 Oktober 2026. Selain menghadirkan program pameran, business matching, dan Creativillage hasil kolaborasi dengan Kult Kreo serta Screenverse, ajang ini juga akan melibatkan kontribusi aktif dari ALUMNAS.

“ALUMNAS memiliki potensi besar dengan banyaknya anggota yang bergerak di sektor ekonomi kreatif seperti kuliner, fesyen, dan lainnya. Oleh karena itu, ALUMNAS siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementerian Ekraf dalam berbagai program maupun agenda strategis, termasuk menyukseskan gelaran besar seperti WCCE 2026 demi mendorong kemajuan dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional,” ujar Jimmy Gani selaku Ketua Umum ALUMNAS.

Dalam audiensi tersebut, Menteri Ekraf didampingi oleh Plt Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan, Aulia Chloridiany; dan Tenaga Ahli Menteri, Gemintang K Mallarangeng.(lsi)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif