Yogyakarta

Perkuat Diplomasi Ekonomi Daerah, KADIN DIY dan DPMPTSP Bahas Strategi Investasi Global

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Pengurus Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta (KADIN) DIY periode 2025–2030 menggelar pertemuan dan buka bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DIY, Ghofar Ismail, di Hotel Grand Rohan, Senin (23/2/2026).

Pertemuan dua unsur yang sama-sama baru dilantik ini menjadi ajang konsolidasi awal memperkuat kolaborasi dunia usaha dan pemerintah daerah.

“Ini momentum membangun sinergi sejak awal,” tegas jajaran pengurus.

Wakil Ketua Umum Koordinator 4 Bidang Hubungan Luar Negeri dan Investasi KADIN DIY, George Iwan Marantika, menegaskan pentingnya menjaga kualitas pertumbuhan ekonomi DIY.

Ia mengutip pesan Sri Sultan Hamengku Buwono X saat pelantikan pengurus.

“Pertumbuhan harus inklusif, melibatkan
‎masyarakat bawah, serta tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

“Kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga pemerataan dan kualitas,” imbuhnya.

Dalam diskusi hangat menjelang berbuka puasa, Ghofar Ismail menyatakan komitmennya memahami menyeluruh dinamika investasi di DIY.

“Secara umum iklim penanaman modal kondusif, namun ada sejumlah isu yang perlu perhatian bersama,” katanya.

Salah satunya persoalan lingkungan, khususnya aktivitas galian C di Kulon Progo.

“Harus ada keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan daya dukung lingkungan,” tegasnya.

Selain itu, forum juga membahas penguatan kerja sama sister city DIY dengan sejumlah kota dunia seperti Victoria, Kyoto, dan Edinburgh. Wakil

Ketua Umum Koordinator 3 KADIN DIY, Hermawan Ardiyanto, mendorong perluasan manfaat kerja sama tersebut.

“Kebudayaan sudah menjadi fondasi kuat. Ke depan, kita dorong penguatan sektor ekonomi agar manfaatnya lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Ghofar, lulusan Hubungan Internasional UGM dan berpengalaman di Kementerian Luar Negeri, dinilai memiliki modal memperkuat diplomasi ekonomi daerah.

KADIN DIY pun berharap koordinasi intensif dengan DPMPTSP mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi DIY tetap inklusif dan berkelanjutan.

“Ini komitmen awal kami, kolaborasi konkret demi investasi berkualitas,” tandas pengurus KADIN DIY.

(waw)