Patroli Antiklitih Polresta Yogyakarta Gagalkan Potensi Tawuran Pelajar
FAJARAMPUNG.COM, Jogja – Delapan remaja yang masih berstatus pelajar diamankan jajaran polisi saat patroli dini hari di kawasan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Mereka kedapatan membawa senjata tajam, gesper hingga minuman keras beralkohol saat berkeliaran di jalanan pada waktu rawan gangguan kamtibmas.
Peristiwa tersebut bermula ketika Unit Reaksi Cepat (URC) Satsamapta Polresta Yogyakarta melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi tawuran, aksi klitih, dan potensi kriminalitas jalanan.
Saat melintas di kawasan Rejowinangun, petugas menaruh curiga terhadap gerak-gerik sejumlah pengendara motor yang berboncengan. Polisi kemudian menghentikan dan memeriksa para remaja tersebut.
“Awalnya petugas menemukan dua buah gesper dari para pelajar yang diperiksa di lokasi,” ujar Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan saat dikonfirmasi.
Dari hasil pengembangan di sekitar Jalan Rejowinangun, polisi kembali menemukan enam remaja lain yang membawa barang berbahaya berupa satu bilah celurit, satu bilah pedang, beberapa gesper, dan satu botol minuman keras beralkohol.
Iptu Dani Hasan mengungkapkan, delapan pelajar yang diamankan masing-masing berinisial RIS (15), AJW (14), WNE (15), DAR (16), FRA (17), NDS (16), RAP (13), dan ASR (15). “Delapan remaja tersebut masih berstatus pelajar,” katanya.
Ia menjelaskan sebagian dari mereka kedapatan membawa senjata tajam, sementara lainnya membawa gesper dan minuman keras.
Seluruh remaja beserta barang bukti langsung dibawa ke Polsek Kotagede untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat diinterogasi, para pelajar tersebut mengaku membawa senjata tajam hanya untuk “berjaga-jaga”.
Pengakuan itu memicu kekhawatiran masyarakat karena para remaja masih berusia belasan tahun namun sudah membawa barang berbahaya saat berkeliaran hingga dini hari.
Polisi menegaskan patroli malam akan terus ditingkatkan guna mencegah tawuran, kekerasan jalanan, serta potensi tindak kriminal lain di wilayah Yogyakarta. (waw)

