PAN Yogyakarta Targetkan Tujuh Kursi DPRD dalam Muscab VI

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI se-Kota Yogyakarta di Hotel Matahari, Jalan Parangtritis, Minggu (26/4/2026).

Agenda strategis ini disebut sebagai “ajang konsolidasi total” untuk memperkuat mesin partai sekaligus menentukan formatur pengurus DPC periode 2025–2030.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam forum tersebut, di antaranya Heroe Poerwadi, Mohammad Sofyan, serta Ketua DPD PAN Kota Yogyakarta Rifki Listianto.

Turut mendampingi jajaran pengurus seperti Tri Waluko Widodo dan Affan Baskara Patria, serta perwakilan organisasi sayap partai seperti PUAN, BM PAN, dan Simpatik.

Dalam sambutannya, Rifki Listianto menegaskan Muscab VI menjadi titik balik kebangkitan PAN setelah hasil Pemilu 2024.

“Kita sangat prihatin untuk tahun 2024 kemarin, kita mengalami penurunan. Insyaallah kita besok akan merebut kursi itu kembali,” ujarnya tegas.

Ia bahkan memasang target ambisius, “Kita menargetkan tujuh kursi agar bisa kembali meraih kursi pimpinan dewan.”
‎Rifki juga membeberkan strategi utama partai ke depan.

“Ada tiga hal yang wajib kita kuatkan, yaitu basis relawan, kesiapan saksi di setiap TPS, dan optimalisasi media sosial,” katanya.

Ia menambahkan, “Media sosial hari ini bukan pilihan, tapi kebutuhan untuk syiar politik kita kepada masyarakat luas.”

Sementara itu, Heroe Poerwadi mengingatkan pentingnya kualitas kader di tengah masyarakat.

“Teman-teman adalah simbol keberadaan PAN. Kalau kita dikenal sebagai orang baik, migunani, dan mampu menyelesaikan masalah, maka masyarakat akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.

Ia menegaskan, “Kepercayaan publik itu kunci, bukan sekadar materi.”
‎Muscab VI berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para kader.

Forum ini diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pengurus jangan hanya administratif, tapi harus hadir sebagai tokoh yang solutif,” ujar salah satu peserta.

Melalui penguatan struktur hingga tingkat kemantren, PAN optimistis mampu kembali bersaing dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.(WAW)