Musibah Kebakaran di Ngemplak, Satu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

FAJARLAMPUNG.COM, SLEMAN – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Malangrejo, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Jumat (7/8/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu keluarga kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta bendanya.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Warga yang melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari rumah tersebut langsung berdatangan ke lokasi. Saat itu rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang bekerja.”Warga langsung berdatangan setelah melihat asap tebal,” kata Ketua RT setempat, Suradi. Ia menyebutkan, saat pertama kali diketahui warga, kobaran api sudah membesar dan melalap hampir seluruh bangunan.

Rumah milik Widarta (45) beserta seluruh isinya ludes terbakar. Hampir tidak ada barang yang berhasil diselamatkan dari dalam rumah.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sleman segera mengerahkan armada pemadam yang dibantu personel Damkar Universitas Gadjah Mada (UGM). Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.”Setelah api berhasil dipadamkan, kami melanjutkan proses pendinginan agar tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ujar salah seorang petugas di lokasi.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas juga melakukan proses identifikasi untuk memastikan sumber awal munculnya kobaran api.

Akibat kejadian tersebut, Widarta dilaporkan mengalami syok berat setelah mengetahui rumah beserta seluruh harta bendanya habis dilalap api. Sementara itu, anggota keluarganya, yakni Lusia Iin Idrawati, Brigitta Felisa, dan Cloudia Maxsimina, dipastikan selamat meski harus kehilangan seluruh barang berharga mereka.”Kami bersyukur tidak ada korban jiwa,” ujar salah seorang warga. Ia berharap keluarga korban segera mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.

BPBD Kabupaten Sleman bersama instansi terkait langsung melakukan asesmen untuk mendata kerusakan dan kebutuhan mendesak para korban. Berdasarkan hasil asesmen awal, kebutuhan yang paling diperlukan saat ini meliputi sandang, pangan, serta peralatan dapur.

Untuk sementara waktu, keluarga korban direkomendasikan mengungsi di rumah tetangga hingga kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan kondisi memungkinkan untuk kembali menempati tempat tinggal yang layak.

Penanganan kebakaran melibatkan Damkar Sleman, Damkar UGM, BPBD Sleman, SAR Pammad Polda DIY, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, Linmas, Pamkel, Polsek, serta warga sekitar.”Kami mengapresiasi seluruh personel yang bergerak cepat. Respons sigap mereka berhasil mencegah api meluas ke permukiman di sekitarnya,” kata warga.

Cuaca yang cerah dan panas saat kejadian diduga mempercepat penyebaran api sehingga proses pemadaman memerlukan koordinasi berbagai unsur di lapangan.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Apabila terjadi keadaan darurat, warga diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.(Ady)