Lurah Condongcatur Tegaskan Pentingnya Pengawasan dalam Proyek Infrastruktur

‎FAJARLAMPUNG.COM, SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur tancap gas memastikan kualitas pembangunan infrastruktur jalan tetap optimal.
‎
‎Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) turun langsung meninjau proses pengaspalan di wilayah RW 43, RW 44, dan RW 46 Kayen, Selasa (21/4/2026).
‎
‎Langkah ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah direncanakan sejak awal.
‎
‎Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, menegaskan bahwa kegiatan monitoring bukan sekadar formalitas.
‎
‎Ia menyebut pengawasan lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga mutu sekaligus ketepatan waktu pengerjaan proyek.
‎
‎“Hasil hari ini menjadi catatan titik nol. Kita pantau terus hingga progres 50 persen dan 100 persen nanti agar tidak ada keterlambatan,” ujarnya.
‎
‎Menurut Reno, monitoring berkala juga menjadi sarana untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di lokasi proyek.
‎
‎Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap dinamika di lapangan agar hasil pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan warga.
‎
‎“Aspirasi warga di lapangan harus segera terakomodasi, jangan sampai ada yang terlewat,” tegasnya.
‎
‎Hal senada disampaikan Ulu-ulu Condongcatur, Murgiyanta, SE. Ia menjelaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan pembangunan kalurahan berjalan sesuai prinsip 4T.
‎
‎“Tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat administrasi harus jadi pegangan dalam setiap tahapan pekerjaan,” jelasnya.
‎
‎Tak berhenti di satu lokasi, agenda monitoring akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
‎
‎“Cek dan monitoring dijadwalkan Kamis, 23 April 2026 di RW 57 Kentungan dan RW 2 Tiyasan, serta Jumat, 24 April 2026 di RW 3 Manukan dan RW 12 Gempol,” tambah Murgiyanta.
‎
‎Melalui pengawasan intensif ini, Pemkal Condongcatur menunjukkan komitmen serius menghadirkan infrastruktur jalan yang berkualitas dan tahan lama.
‎
‎“Kami ingin hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar selesai dibangun,” pungkas Reno. (andriyani)
‎