Lengah di Perlintasan, Tiga Remaja Batang Tewas Tertemper Kereta

‎FAJARLAMPUNG.COM, Batang – Tragedi memilukan mengguncang Kedungmiri, Kasepuhan, Batang, Sabtu pagi, ketika tiga remaja perempuan tewas tertemper kereta api saat merekam video.
‎
Peristiwa nahas itu terjadi di perlintasan wilayah Kedungmiri Sebuntu RT 3 RW 3, Kasepuhan, Kabupaten Batang, sekitar pukul 06.45 WIB.
‎
Menurut saksi mata, ketiga korban sebelumnya bersama puluhan remaja lain berada di perlintasan seusai sahur dan menunggu kereta melintas.
‎
“Mereka fokus merekam kereta dari arah barat ke timur,” ujar seorang warga, “namun tak menyadari kereta lain datang berlawanan.”
‎
Sementara itu, dari arah timur melaju cepat KA Argo Merbabu relasi Semarang–Gambir dan langsung menyambar ketiganya tanpa sempat menghindar.
‎
Akibat benturan keras tersebut, dua korban ditemukan di sekitar lokasi, sedangkan satu korban lainnya terseret hingga sekitar tiga kilometer.
‎
Warga setempat segera berlarian menuju lokasi, lalu melapor kepada petugas, “Kami panik dan langsung hubungi aparat,” kata saksi.
‎
Ketiga korban diketahui bernama Isnah, Dila, dan Gita (15), remaja warga setempat yang masih berusia antara 13 hingga 16 tahun.
‎
Jenazah para korban kemudian dievakuasi dan disemayamkan di kamar jenazah RSUD Kalisari Batang untuk proses identifikasi lebih lanjut.
‎
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan kejadian itu menjadi peringatan keras bagi masyarakat sekitar.
‎
“Jalur kereta bukan tempat beraktivitas,” tegasnya, “masyarakat dilarang berada di rel sesuai Pasal 181 ayat 1 UU Perkeretaapian.”
‎
Karena itu, KAI mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, sementara keluarga korban berduka mendalam, “Semoga ini jadi pelajaran,” ucap pelayat.

(waw)