Khutbah Idulfitri di UWM Tekankan Makna Kembali ke Fitrah dan Berbakti kepada Orang Tua

‎FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah di Kampus Terpadu Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Jumat (20/3).

Kegiatan yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banyuraden ini menjadi magnet bagi ratusan jamaah yang datang sejak pagi untuk merayakan hari kemenangan.

Ratusan civitas akademika dan masyarakat sekitar tampak memadati area kampus. Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., turut hadir bersama keluarga.

“Momentum Idulfitri ini bukan sekadar ibadah, tapi juga ajang mempererat silaturahmi,” ujarnya di sela kegiatan.

Bertindak sebagai imam, Dita Kafabillah, S.I., M.A., memimpin jalannya shalat dengan khusyuk. Sementara itu, khutbah Idulfitri disampaikan oleh Dr. Nursya’bani Purnama, S.E., M.Si. yang menekankan pentingnya memaknai Idulfitri secara lebih mendalam.

“Idulfitri bukan hanya soal perayaan lahiriah, tetapi momentum spiritual untuk kembali kepada fitrah,” tegasnya.

Dalam khutbahnya, ia juga mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari nilai utama Idulfitri.

“Jangan sampai orang tua kita meneteskan air mata karena sikap kita. Berikan yang terbaik selama mereka masih ada. Ridha Allah terletak pada ridha orang tua,” pesannya yang menyentuh jamaah.

Melalui peringatan Idulfitri ini, umat Islam diajak untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan.

“Kemenangan sejati adalah perubahan sikap dan meningkatnya ketakwaan,” ungkap khatib.

Kegiatan ini pun diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai spiritual di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. (waw)