KDS Doakan Almarhum Kades Dayeuhkolot, Minta Pjs Lanjutkan Program Desa

FAJARLAMPUNG.COM, Kabupaten Bandung – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), menugaskan pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa Dayeuhkolot menyusul wafatnya Kepala Desa Dayeuhkolot, Yayan Setiana. Selain itu, KDS mengajak masyarakat bermusyawarah mencari solusi atas persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, termasuk dampaknya terhadap kegiatan belajar mengajar di SD Bojongasih.

Hal tersebut disampaikan KDS saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Miftahus-Sya’adah, Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Jumat (23/10/2026).

Dalam sambutannya, KDS menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Yayan Setiana. Ia mengajak seluruh jemaah mendoakan almarhum agar mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.

“Saya yakin almarhum sudah berikhtiar untuk membangun Desa di Dayeuhkolot. Mudah-mudahan menjadi amal ibadah dan pahalanya terus mengalir kepada almarhum,” ujar KDS.

Menurut KDS, keberadaan pemimpin desa tetap diperlukan agar roda pemerintahan berjalan.

“Ini penting, karena suatu daerah, suatu desa, harus ada yang mengurus. Walaupun ada RT, RW, perangkat desa, dan BPD, tetap harus ada pemimpinnya,” ujarnya.

Karena itu, KDS menunjuk Sekretaris Kecamatan Dayeuhkolot, Ajat Sudrajat sebagai Pjs Kepala Desa Dayeuhkolot dan meminta program yang belum terlaksana tetap dilanjutkan.

“Kalau ada program yang belum dilaksanakan almarhum, Pjs harus terus melanjutkan program visi-misi sesuai dengan yang disampaikan pada waktu kampanye,” katanya.

Kelanjutan kepemimpinan desa, apakah melalui pergantian antarwaktu (PAW) atau menunggu pemilihan berikutnya, akan dibahas bersama pimpinan, tokoh masyarakat, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui musyawarah desa (musdes).

Terkait banjir, KDS mengakui persoalan tersebut belum tuntas dan Pemkab Bandung terus berupaya mengurangi dampaknya.

“Persoalan banjir di desa ini belum tuntas. Solusinya ada dua, apakah pindah atau tetap di sini? Kalau pindah, kita upayakan bagaimana caranya. Kalau tetap di sini, berarti harus ada upaya,” kata KDS.

KDS juga menyoroti SD Bojongasih yang kerap terdampak banjir.

“Setiap banjir, SD Bojongasih pasti tertutup,” ujarnya.

Jika sekolah dipindahkan, ia berharap lokasi baru tidak terlalu jauh dari Kampung Bojongasih. Ia meminta Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membuat kajian agar tidak terjadi hambatan dalam hal pendidikan.

Apabila warga memilih bertahan, salah satu upaya yang dapat dikaji adalah peninggian jalan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi permukiman warga. KDS meminta Pjs Kepala Desa beserta jajaran mendiskusikannya bersama masyarakat.

“Air pasti ada saat musim hujan, tapi minimal berkurang. Ini harapannya. Saya berharap ada musyawarah mufakat di wilayah Desa Dayeuhkolot,” ujarnya.

Menutup sambutan, KDS berterima kasih kepada warga Desa Dayeuhkolot yang telah berperan aktif membangun Kabupaten Bandung. Ia juga memohon doa agar dirinya bersama wakil bupati diberi kesehatan, umur panjang, keberkahan, dan tetap amanah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI-Polri, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para kepala desa dan lurah, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta jemaah setempat.(lsi)

Sumber : Diskominfo Bandung