Jogja Fashion Week 2026 Jadi Panggung Baru Fiona Menjajal Dunia Desain
FAJARLAMPUNG.COM, YOGYAKARTA — Dunia fashion menjadi ruang baru bagi Fiona untuk mengembangkan kreativitasnya. Berawal dari profesinya sebagai model dan pendidikan di bidang tata busana, Fiona kini mulai menjajal peran sebagai desainer muda.
Kesempatan tersebut datang melalui ajang Jogja Fashion Week (JFW) 2026). Untuk pertama kalinya, Fiona tampil sebagai desainer dalam gelaran fashion tersebut pada Kamis (13/8/2026).
Dalam debutnya, Fiona mengusung konsep busana berbahan denim dan batik yang sudah tidak terpakai. Material tersebut didaur ulang dan diolah kembali menjadi busana dengan sentuhan kreatif.
Konsep tersebut sekaligus menjadi cara Fiona mengeksplorasi kreativitasnya di dunia fashion. Ia ingin memanfaatkan material yang sebelumnya sudah tidak digunakan agar kembali memiliki nilai estetika.
“Ini pertama kali. Perasaannya nervous, bangga, dan nggak nyangka bisa maju JFW,” ujar Fiona saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu (15/8/2026).
Bagi Fiona, tampil sebagai desainer bukan sekadar soal menghasilkan sebuah karya busana. Kesempatan tersebut juga menjadi pengalaman baru untuk mengembangkan kemampuan yang selama ini ia pelajari melalui pendidikan tata busana.
Sebelum mencoba menjadi desainer, Fiona lebih dulu berkecimpung sebagai model. Latar belakang pendidikan tata busana kemudian membuatnya memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi dunia fashion dari sisi yang berbeda.
Ia pun memanfaatkan kesempatan tampil di JFW sebagai pengalaman untuk terus belajar dan mengembangkan dirinya sebagai talenta muda di industri fashion.
Bagi generasi Z yang ingin mengikuti jejaknya, Fiona berpesan agar tidak takut untuk berkarya dan mengambil keputusan.
“Terus berkarya dan kembangkan kreativitas, jangan takut untuk mengambil keputusan, dan berkomitmen dengan pilihannya,” pesannya.
Debut Fiona sebagai desainer di JFW 2026 menjadi langkah awal untuk memperluas kiprahnya di dunia fashion. Dari runway sebagai model, kini Fiona mulai berani mengambil peran di balik terciptanya sebuah busana.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa perjalanan di industri kreatif tidak harus berhenti pada satu profesi. Bagi Fiona, menjadi model sekaligus desainer merupakan bagian dari proses untuk terus belajar, mencoba, dan menemukan ruang baru bagi kreativitasnya. (Aga)

