‎Jembatan TNI Kedungbangkon Hampir Rampung, Warga Segera Bernapas Lega

FAJARLAMPUNG.COM, WONOSOBO – Harapan warga Dusun Kedungbangkon, Desa Kauman, Kecamatan Kaliwiro, dan masyarakat Desa Bendungan segera terwujud setelah pembangunan jembatan permanen mereka hampir selesai sepenuhnya warga.
‎
Proyek jembatan yang digarap Kodim 0707/Wonosobo tersebut kini mencapai progres 93,5 persen dan memasuki tahap finishing pada Senin (24/8/2026).
‎
‎Kepala Desa Kauman, Rahmad, menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta seluruh jajaran Kodim 0707/Wonosobo atas pembangunan infrastruktur vital tersebut di wilayahnya.
‎
Menurut Rahmad, jembatan permanen itu bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jawaban nyata atas harapan panjang warga yang membutuhkan akses lebih aman warga setempat.
‎
“Ini mimpi dan harapan masyarakat. Alhamdulillah, jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar dua meter sudah bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Rahmad langsung.
‎
Rahmad menilai keberadaan jembatan tersebut sangat membantu mobilitas warga, terutama masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses menuju berbagai wilayah sekitar mereka setempat.
‎
“Keberadaannya sangat membantu sekali bagi warga,” kata Rahmad, menegaskan manfaat langsung pembangunan jembatan bagi aktivitas masyarakat sehari-hari di kedua wilayah tersebut kini setempat.
‎
Jembatan itu dibangun untuk memperkuat konektivitas antara Dusun Kedungbangkon, Desa Kauman, dan Desa Bendungan yang selama ini membutuhkan akses penghubung permanen bagi warga.
‎
Dandim 0707/Wonosobo melalui Danramil Kapten Arm Mustakim mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari instruksi Presiden kepada TNI untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat langsung.
‎
“Program ini merupakan bagian langsung dari instruksi Presiden kepada TNI untuk membantu meringankan kesulitan rakyat,” kata Kapten Arm Mustakim secara resmi.
‎
Menurut Mustakim, penyediaan infrastruktur jembatan menjadi salah satu fokus bantuan TNI, terutama bagi daerah yang membutuhkan sarana penghubung untuk kepentingan masyarakat setempat langsung.
‎
“Pembangunan saat ini sudah hampir selesai, tinggal finishing. Semoga hasil kerja keras ini benar-benar membawa manfaat,” ujar Kapten Arm Mustakim kepada wartawan langsung.
‎
Ia berharap jembatan tersebut tidak hanya mempermudah perjalanan warga, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses ekonomi yang semakin terbuka luas bagi semua.
‎
Dengan progres mencapai 93,5 persen, pekerjaan kini diarahkan pada tahap penyelesaian akhir sebelum jembatan nantinya digunakan secara optimal oleh seluruh warga nantinya segera.
‎
Warga Kedungbangkon dan Desa Bendungan kini menantikan peresmian jembatan yang diharapkan menjadi akses penting sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat setempat nantinya resmi.
‎
Jembatan selebar dua meter itu diharapkan memperlancar kendaraan roda empat, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas warga menuju pusat pelayanan masyarakat sekitar harian setempat.
‎
Keberadaan jembatan permanen tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan antarwilayah, sekaligus membuka peluang baru bagi kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat setempat ke depan lebih.
‎
Harapan warga kini semakin dekat menjadi kenyataan, setelah kerja bersama TNI dan masyarakat menghadirkan jembatan permanen yang aman, nyaman, serta bermanfaat bagi semua. (WAW)