IKAPPESTY Resmikan Jogja Destination Wedding Fair 2026 guna Perkuat Sektor Pariwisata Berbasis Pernikahan
FAJARLAMPUNG.COM, Yogyakarta – Ikatan Pelaksana Pernikahan Tradisional Yogyakarta (IKAPPESTY) menghadirkan Jogja Destination Wedding Fair (JDWF) 2026 pada (16/10/26 – 18/10/26) di Jogja City Mall, Yogyakarta. Melalui event ini, IKAPPESTY ingin memperkenalkan Yogyakarta sebagai destinasi pernikahan unggulan yang memadukan tradisi, keindahan venue, kuliner, dan pengalaman wisata.
Mengusung tema Venue & Culinary Edition dengan tagline “Discover the Place, Taste the Celebration, Create the Memory”, JDWF 2026 membawa konsep bahwa pernikahan bukan sekadar momen sakral bagi pasangan, tetapi juga pengalaman istimewa yang dapat dinikmati bersama keluarga dan para tamu.
IKAPPESTY melihat Yogyakarta memiliki daya tarik kuat untuk menjadi pilihan pasangan yang ingin menggelar pernikahan dengan suasana berbeda. Kekayaan tradisi Jawa, beragam pilihan hotel dan resort, venue pernikahan yang berkarakter, hingga kuliner khas menjadi keunggulan yang dapat ditawarkan kepada calon pengantin dari berbagai daerah.
Ketua IKAPPESTY menyampaikan, Yogyakarta memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pernikahan karena didukung kekayaan budaya, pilihan lokasi acara, serta daya tarik pariwisata yang beragam.
“Melalui Jogja Destination Wedding Fair 2026, kami ingin memperkenalkan Yogyakarta bukan hanya sebagai tempat untuk menyelenggarakan pernikahan, tetapi juga sebagai destinasi untuk merayakan cinta, menikmati budaya, mencicipi kuliner, dan menciptakan kenangan yang tidak terlupakan. Kami percaya, pernikahan dapat menggerakkan banyak sektor ekonomi sekaligus,” ungkapnya.
Melalui JDWF 2026, IKAPPESTY berupaya memperkuat hubungan antara industri pernikahan dan sektor pariwisata. Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengelola venue, hotel, biro perjalanan, pelaku kuliner, UMKM, hingga profesional di bidang jasa pernikahan.
Langkah tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama antarpelaku usaha, memperluas jaringan bisnis, serta mendorong lahirnya paket pernikahan dan wisata yang terintegrasi.
Bagi IKAPPESTY, pengembangan destination wedding juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan tradisi pernikahan Jawa kepada khalayak yang lebih luas. Unsur budaya dapat menjadi identitas yang membedakan Yogyakarta dari destinasi pernikahan lainnya di Indonesia.
Selain itu, kedatangan pasangan pengantin beserta keluarga dan tamu undangan dari luar daerah berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha kreatif lokal.
Untuk memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi pengunjung dan membuka peluang bisnis bagi peserta, JDWF 2026 menghadirkan empat program unggulan.
Pertama, The Wedding Passport Challenge, program interaktif yang mengajak pengunjung menjelajahi berbagai booth peserta, mengumpulkan stempel, mengenal layanan pernikahan, serta berkesempatan mendapatkan hadiah.
Kedua, Honeymoon Corner, area yang menawarkan inspirasi perjalanan bulan madu dan liburan romantis melalui beragam pilihan paket hotel, resort, agen perjalanan, dan penyedia layanan wisata.
Ketiga, Venue Tour Experience, program pengenalan venue dan hotel pilihan di Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, calon pengantin dapat memperoleh gambaran mengenai karakter, fasilitas, dan pengalaman yang ditawarkan masing-masing lokasi.
Keempat, Wedding Networking – Table Top, forum jejaring bisnis yang mempertemukan vendor pernikahan dengan wedding organizer dan pelaku industri lainnya. Program ini diharapkan dapat memperluas kemitraan sekaligus membuka peluang pengembangan paket destination wedding secara kolaboratif.
Tema Venue & Culinary Edition menjadi cara IKAPPESTY menonjolkan dua unsur penting dalam pengalaman pernikahan, yakni tempat penyelenggaraan acara dan sajian kuliner.
Tradisi pernikahan Jawa menjadi salah satu kekuatan Yogyakarta yang dapat dikemas secara menarik tanpa meninggalkan nilai budaya. Sementara itu, kekayaan kuliner dan pilihan destinasi wisata memberikan kesempatan bagi pasangan untuk menghadirkan rangkaian acara pernikahan yang lebih berkesan.
Dengan konsep tersebut, pernikahan dapat berkembang menjadi pengalaman wisata yang melibatkan keluarga dan tamu undangan, mulai dari menghadiri prosesi pernikahan, menikmati sajian khas daerah, hingga menjelajahi destinasi wisata di Yogyakarta.
IKAPPESTY berharap JDWF 2026 menjadi langkah nyata untuk membangun ekosistem industri pernikahan yang semakin profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi lintas sektor, organisasi ini ingin memperluas promosi Yogyakarta sebagai destinasi pernikahan sekaligus memperkuat kontribusi industri pernikahan terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Semangat tersebut terangkum dalam slogan JDWF 2026, “Love Brings You to Jogja, and Jogja Gives You a Story to Remember.”
Slogan ini menggambarkan harapan agar Yogyakarta tidak hanya menjadi tempat pasangan mengikat janji, tetapi juga menghadirkan cerita, pengalaman budaya, dan kenangan yang melekat bagi setiap pasangan dan keluarga yang datang. (Aga)

