HS Manfaatkan Konser Slank di Malang untuk Perluas Pengaruh Brand

FAJARLAMPUNG.COM, MALANG — Kolaborasi musik dan brand kembali menghadirkan energi besar di Kota Malang. Konser Hey Slank X HS yang digelar di Lapangan Rampal, Minggu (19/4/2026) malam, tak hanya menjadi hiburan bagi ribuan penonton, tetapi juga panggung kuat bagi HS dalam mempertegas identitasnya sebagai brand lokal dengan semangat movement.

Menggandeng band legendaris Slank, HS memanfaatkan Malang yang dikenal sebagai barometer musik sekaligus salah satu pusat industri rokok menjadi titik strategis untuk memperluas pengaruh brand.

Vokalis Slank, Akhdiyat Duta Modjo, bahkan menyebut Malang sebagai kota penting dalam perjalanan musik.

“Kalau sukses di Malang, masa depan akan bagus,” ujarnya saat jumpa pers.

Momentum ini selaras dengan langkah HS yang tengah mencatat pertumbuhan signifikan di wilayah Jawa Timur, khususnya Malang. Direktur Sales & Marketing HS, Falah Adha, menyebut Malang sebagai “rumah besar” industri rokok dengan potensi pasar yang kuat.

Dalam tiga bulan terakhir, pertumbuhan HS di wilayah Malang Raya disebut mencapai lebih dari 70 persen. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa strategi pendekatan HS melalui musik, komunitas, dan gaya hidup mulai menemukan momentumnya.

Lebih dari sekadar konser, HS membingkai acara ini sebagai bagian dari social movement. Hal tersebut sejalan dengan nilai yang juga dipegang oleh Slank sejak lama yakni musik sebagai medium perubahan sosial.

Drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi, menegaskan kesamaan visi tersebut.

“Kami sepakat ini bukan cuma soal jualan, tapi pergerakan anak muda untuk berbuat sesuatu,” katanya.

Citra HS sebagai brand yang inklusif juga diperkuat melalui berbagai program sosial. Saat ini, perusahaan telah mempekerjakan puluhan karyawan disabilitas di pabriknya di Magelang, serta membuka akses kerja tanpa syarat ijazah dan pengalaman. Langkah ini menjadi diferensiasi kuat di tengah industri yang kompetitif.

Selain itu, HS terus memperluas ekspansi bisnis dengan pembangunan pabrik baru di Lampung Timur dan Sleman, yang ditargetkan menyerap ribuan tenaga kerja. Strategi ini sekaligus memperkuat positioning HS sebagai brand yang tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga memberi dampak sosial nyata.

Dari sisi entertainment, konser ini menjadi paket lengkap. Selain penampilan penuh energi dari Slank, panggung juga diramaikan oleh Band Ternama seperti Shaggydog, Rebellionrose, Begundal Lowokwaru, hingga Superiots. Kehadiran musisi lintas kota ini memperkuat citra HS sebagai brand yang aktif mendukung ekosistem musik nasional, termasuk skena independen.

Tak hanya itu, kehadiran Slankerspreneur sebagai wadah pelaku usaha dari komunitas Slankers untuk menjadi bukti bahwa konser ini juga menggerakkan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Rangkaian acara bahkan telah dimulai sejak pagi melalui kegiatan Sunmoride dan penampilan dari OM Adella, menghadirkan nuansa hiburan yang merangkul berbagai segmen audiens.

Melalui konser ini, HS tidak hanya tampil sebagai sponsor, tetapi sebagai brand storyteller yang menggabungkan musik, komunitas, dan dampak sosial dalam satu panggung besar.

Di tengah persaingan industri, langkah ini mempertegas posisi HS sebagai local hero brand—yang bukan sekadar hadir di pasar, tetapi juga tumbuh bersama komunitasnya. (Aga)