Hendak Menyusul Ibu Mencari Rumput, Warga Cangkringan Justru Hilang

FAJARLAMPUNG.COM, ‎SLEMAN – Niat menyusul ibu mencari rumput berubah menegangkan setelah seorang warga Cangkringan justru hilang dan motornya ditemukan terparkir dekat Pos Rudal Sleman di sana.
‎
Peristiwa tersebut berlangsung di Cangkringan, Sleman, Minggu (30/8/2026), ketika seorang anak berniat memastikan ibunya baik-baik saja setelah lama menunggu sejak pagi.
‎
Sekitar pukul 10.00 WIB, korban pamit menyusul sang ibu yang sebelumnya pergi mencari rumput menuju area ladang sekitar kawasan tersebut di wilayah Cangkringan.
‎
Namun, tak berselang lama, sang ibu justru sudah tiba di rumah dengan selamat tanpa sempat bertemu anaknya di perjalanan hari itu saat panik.
‎
Kondisi itu membuat keluarga khawatir karena korban belum juga kembali, sementara keberadaannya belum diketahui setelah meninggalkan rumah menuju ladang di sekitar lokasi setempat.
‎
Pencarian kemudian dilakukan keluarga bersama warga setelah sepeda motor korban ditemukan terparkir di area atas Pos Rudal Cangkringan sejak siang pada waktu tersebut.
‎
Temuan tersebut menjadi petunjuk awal bagi warga untuk memperluas pencarian di sekitar lokasi yang diduga dilewati korban sebelumnya hingga sore hari itu berikutnya.
‎
Laporan mengenai orang hilang itu kemudian ditindaklanjuti tim Sipammat Polda DIY bersama Relawan SAR Gabungan dan stakeholder terkait secara cepat untuk mencari korban.
‎
Posko SAR Gabungan selanjutnya didirikan di Pendopo Pos Rudal pada pukul 14.52 WIB untuk mengoordinasikan pencarian korban di lapangan bersama seluruh unsur terkait.
‎
Tim pencarian mengerahkan satu tim drone dan satu SRU menuju titik lokasi terakhir yang diketahui berdasarkan asesmen awal warga setempat pada sore itu.
‎
Upaya pencarian berlangsung dengan penyisiran lokasi, sementara drone digunakan membantu pemantauan wilayah dari udara secara lebih luas dan efektif sepanjang proses pencarian tersebut.
‎
Detik-detik menegangkan itu akhirnya berbuah hasil ketika korban berhasil ditemukan pada pukul 15.15 WIB dalam kondisi “SELAMAT” meski lemas dengan bantuan udara langsung.
‎
Korban ditemukan sekitar 600 meter ke arah timur laut dari posisi awal sepeda motornya ditemukan oleh warga sebelumnya di sana kemudian diamankan tim.
‎
Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas sehingga tim segera memberikan penanganan awal sebelum proses evakuasi dilakukan menuju titik jemput dengan aman secara bertahap.
‎
Pada pukul 16.42 WIB, korban berhasil dievakuasi ke titik jemput dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat oleh petugas di lokasi.
‎
Keluarga akhirnya bisa bernapas lega setelah korban yang sempat dicari berjam-jam ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali ke rumah oleh tim SAR akhirnya.
‎
Operasi SAR kemudian resmi “DITUTUP” pada pukul 17.15 WIB setelah seluruh unsur pencarian menyelesaikan tugas di lokasi dengan baik setelah menerima kabar baik.
‎
Seluruh unsur SAR Gabungan selanjutnya kembali ke kesatuan masing-masing setelah proses pencarian dan evakuasi dinyatakan selesai secara resmi tanpa kendala berarti dan aman.
‎
Kekompakan Tim Sipammat, SAR Gabungan, stakeholder terkait, keluarga, serta warga mendapat apresiasi atas respons cepat dalam pencarian korban tersebut atas kerja bersama tersebut. (ady)