Hasto Resmi Lantik 12 Pejabat, Tegaskan Pentingnya Integritas dan Hasil Kerja Nyata

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo melantik 12 pejabat, terdiri dari tiga administrator dan sembilan fungsional, Senin (26/10/2026) di Grha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta.
‎
‎Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat profesionalisme, integritas, koordinasi, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
‎
‎Tiga pejabat administrator yang dilantik yakni Edy Sugiharto, Abdul Latief, dan Raden Murti Buntoro, dengan penugasan baru sesuai jabatan masing-masing.
‎
‎Edy Sugiharto sebelumnya menjabat Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosan Kota Yogyakarta, kini dipercaya menjadi Kepala Bagian Umum dan Protokol.
‎
‎Abdul Latief yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kota Yogyakarta, kini mengemban tugas sebagai Wakil Direktur Pelayanan rumah sakit tersebut.
‎
‎Sementara itu, Raden Murti Buntoro, sebelumnya Lurah Panembahan, mendapat penugasan baru sebagai Mantri Anom Kemantren Kotagede di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.
‎
‎Dalam sambutannya, Hasto menegaskan jabatan pemerintahan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab, integritas, dan pelaksanaan tugas secara profesional.
‎
‎“Jabatan itu bukan sekadar posisi, tetapi amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Hasto saat memberikan arahan kepada pejabat.
‎
‎Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu bekerja profesional, menjaga integritas, serta menunjukkan kinerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
‎
‎Menurut Hasto, keberhasilan aparatur tidak cukup diukur melalui rutinitas pekerjaan, tetapi harus terlihat dari hasil dan dampak pelayanan yang dirasakan masyarakat.
‎
‎“Jangan sampai kita hanya menjalankan rutinitas pekerjaan. Setiap tugas harus memiliki hasil yang jelas dan memberikan dampak positif,” tegasnya.
‎
‎Hasto mengingatkan bahwa masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan, menyelesaikan persoalan, serta memberikan manfaat nyata.
‎
‎“Masyarakat harus bisa merasakan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar membantu menjawab kebutuhan mereka,” kata Hasto menekankan pentingnya orientasi pelayanan publik.
‎
‎Ia juga meminta pejabat yang memperoleh penugasan baru membangun semangat kerja, menjaga kedisiplinan, dan menunjukkan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
‎
‎Selain kinerja individu, Hasto menyoroti pentingnya kolaborasi antarsatuan kerja agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif, terkoordinasi, dan mampu mencapai target organisasi.
‎
‎Hasto turut mengingatkan sembilan pejabat fungsional agar terus mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kompetensi, serta menjalankan tugas berdasarkan standar profesional yang berlaku.
‎
“Setiap aparatur harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Tantangan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat terus berkembang,” tuturnya.
‎
Karena itu, ia meminta seluruh aparatur mampu beradaptasi terhadap perubahan, memperbarui pengetahuan, serta meningkatkan keterampilan sesuai tuntutan pekerjaan dan kebutuhan publik.
‎
“Kompetensi, kedisiplinan, dan kemauan untuk memperbaiki diri menjadi hal penting dalam menjalankan tugas,” kata Hasto menegaskan pesan kepada para pejabat.
‎
Pelantikan tersebut diharapkan memperkuat kinerja organisasi Pemerintah Kota Yogyakarta, sekaligus mendorong aparatur menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif, profesional, dan berkualitas.(waw)