Hamzah Batik Malioboro Terbakar, Manajemen Sampaikan Pernyataan Resmi
FAJARLAMPUNG.COM, JOGJA – Manajemen Hamzah Batik Malioboro resmi merespons kebakaran yang melanda toko ritel sekaligus pusat kebudayaan ternama di kawasan Malioboro, Yogyakarta, pada Senin (28/9/2026), setelah insiden kebakaran.
Melalui pernyataan resmi, manajemen menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut, namun bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang terjadi pada musibah kali.
Hamzah Batik menyebut keselamatan seluruh orang menjadi perhatian utama setelah kebakaran melanda kawasan usaha dan aktivitas budaya tersebut pada Senin, termasuk pelanggan di area.
Manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran yang sigap menangani kobaran api hingga situasi berhasil dikendalikan di lokasi kejadian tersebut hingga proses pemadaman.
Apresiasi serupa diberikan kepada aparat penegak hukum, tim terkait, serta masyarakat sekitar yang ikut memberikan dukungan selama penanganan untuk mempercepat proses pemadaman di sekitar.
Manajemen Hamzah Batik menegaskan, seluruh operasional toko Malioboro dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan selama proses pemulihan berlangsung untuk sementara waktu.
Penutupan sementara dilakukan sebagai bagian dari penanganan dampak kebakaran sekaligus mempertimbangkan kondisi keamanan dan situasi lokasi setelah kebakaran terjadi di sana, demi keamanan.
Keputusan tersebut membuat seluruh aktivitas pelayanan pelanggan di Hamzah Batik Malioboro untuk sementara waktu tidak berjalan seperti biasanya selama proses penanganan berlangsung hingga situasi normal.
Selain operasional dihentikan, manajemen memastikan seluruh agenda kegiatan yang telah direncanakan juga terpaksa dibatalkan sampai kondisi memungkinkan dan situasi kembali aman serta berbagai agenda.
Pembatalan mencakup berbagai pertunjukan harian maupun bulanan yang selama ini menjadi bagian aktivitas Hamzah Batik Malioboro dan biasanya menarik perhatian pengunjung di kawasan Malioboro.
Sejumlah event terdekat juga dipastikan tidak dapat digelar menyusul musibah kebakaran yang menimpa kawasan tersebut dalam waktu dekat hingga kondisi memungkinkan yang telah dipersiapkan.
*Permohonan Maaf Manajemen*
Manajemen menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang muncul akibat penutupan dan pembatalan agenda selama proses pemulihan berlangsung dan seluruh pihak terkait.
Permintaan maaf juga disampaikan kepada vendor, pengisi acara, komunitas, serta seluruh mitra kerja yang terdampak keputusan tersebut secara langsung akibat kebakaran selama proses penanganan.
Manajemen memahami pembatalan berbagai agenda dapat menimbulkan kerugian dan perubahan rencana bagi banyak pihak yang telah terlibat sebelumnya akibat musibah tersebut.
Meski demikian, manajemen menegaskan langkah penghentian sementara diperlukan agar proses penanganan dampak kebakaran dapat dilakukan secara optimal setelah kejadian tersebut secara hati-hati dan terukur.
Di tengah situasi tersebut, manajemen mengajak seluruh keluarga besar Hamzah Batik tetap saling menguatkan dan menjaga kebersamaan di tengah situasi penuh tantangan untuk melewati semuanya.
Pesan itu disampaikan sebagai dorongan agar seluruh keluarga besar Hamzah Batik mampu melewati masa sulit dengan semangat bersama di masa pemulihan secara bersama-sama.
Manajemen juga mengajak seluruh pihak untuk memohon doa restu masyarakat demi proses pemulihan setelah musibah kebakaran secara bersama-sama dan penuh harapan bagi seluruh keluarga.
Doa dan dukungan masyarakat, menurut manajemen, menjadi kekuatan penting bagi Hamzah Batik menghadapi kondisi setelah kejadian tersebut untuk menghadapi masa pemulihan dan seluruh masyarakat.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para Konco Hamzah Batik yang terus memberikan perhatian dan dukungan di tengah musibah selama penanganan berlangsung hingga kondisi kembali normal.
Hamzah Batik berharap dukungan berbagai pihak dapat memperkuat proses bangkit bersama setelah seluruh dampak kebakaran berhasil ditangani dan memberikan semangat kepada keluarga setelah musibah.
Untuk sementara, masyarakat diminta memahami penutupan operasional serta pembatalan agenda sampai manajemen menyatakan kondisi telah memungkinkan untuk kembali beraktivitas secara bertahap demi keselamatan. (waw)

