Gebyar Batik Sleman 2026 Dorong IKM, Hadirkan Beragam Produk dengan Diskon 50 Persen

FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Dekranasda Kabupaten Sleman berkolaborasi dengan Disperindag Sleman menghadirkan Gebyar Batik Sleman 2026 mulai Oktober 2026.
‎
Event tersebut menjadi rangkaian peringatan Hari Batik Nasional sekaligus Hari Batik Sedunia, dengan menghadirkan sejumlah agenda menarik bagi masyarakat.
‎
Ketua Umum Dekranasda Sleman Mila Harda Kiswaya mengatakan, momentum batik menjadi kesempatan meneguhkan kembali kekayaan budaya Indonesia.
‎
“Batik bukan sekadar kain bermotif, tetapi karya wastra sebagai pengejawantahan budaya,” kata Mila, Senin (5/10/2026).
‎
Menurut Mila, batik diwariskan antargenerasi dan memiliki makna, harapan, doa, serta kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan.
‎
Karena itu, Gebyar Batik Sleman 2026 dirancang menjadi ruang promosi, apresiasi, sekaligus transaksi produk industri kecil menengah Sleman.
‎
“Semangatnya adalah pelestarian warisan budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif Kabupaten Sleman,” ujar Mila.
‎
Mila menegaskan, Dekranasda Sleman bersama Disperindag memiliki komitmen memperkuat perajin sekaligus mendorong produk lokal semakin dikenal masyarakat luas.
‎
“Kami menyelenggarakan Gebyar Batik Sleman 2026 dengan tiga agenda utama yang saling melengkapi,” jelasnya.
‎
Tiga agenda tersebut meliputi Bazar Batik, Banjir Diskon, serta Sleman Halal Fashion & Craft yang menyasar konsumen dan pelaku IKM.
‎
Mila berharap masyarakat tidak hanya menikmati karya perajin lokal, tetapi turut datang, memilih, dan membeli produk IKM Sleman.
‎
“Berbelanja produk IKM Sleman merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha di Sleman,” tegas Mila.
‎
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman Dwi Wulandari mengatakan, Gebyar Batik menjadi bagian Sleman Creative Week 2026.
‎
“Gebyar Batik Sleman ini sekaligus menjadi bagian dari Sleman Creative Week 2026,” kata Dwi Wulandari.
‎
Bazar Batik digelar 6-9 Oktober 2026 di Halaman Lobi Utama Gedung Grha Kriya Dekranasda Sleman.
‎
Sebanyak 20 IKM batik akan hadir dalam bazar tersebut, sehingga masyarakat dapat mengenal produk sekaligus berbelanja langsung.
‎
Sementara Banjir Diskon berlangsung 2-31 Oktober 2026 dengan penawaran harga khusus hingga mencapai 50 persen.
‎
“Program diskon tidak hanya produk batik, tetapi mencakup beragam produk IKM Sleman,” terang Dwi.
‎Agenda berikutnya Sleman Halal Fashion & Craft berlangsung 9-11 Oktober 2026 di Atrium Jogja City Mall.
‎
Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Jogja Fashion Rendezvous 2026 dan menjadi ruang memperkenalkan fashion serta craft karya IKM Sleman.
‎
Dwi mengatakan, agenda halal juga menjadi edukasi menghadapi kewajiban sertifikasi halal yang berlaku mulai 18 Oktober 2026.
‎
“Pelaku IKM perlu memahami bahan, proses produksi, ketertelusuran hingga proses sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
‎
Pembukaan Sleman Halal Fashion & Craft akan diisi talkshow serta fashion show busana batik produk pembatik Sleman.
‎
Talkshow mengusung tema “Kenali Bahannya, Pahami Prosesnya, Siapkan Sertifikasinya” sebagai upaya memperkuat kesadaran halal pelaku IKM.
‎
Dwi berharap rangkaian kegiatan tersebut mendorong pelaku usaha semakin siap meningkatkan daya saing dan memperluas pasar produk lokal Sleman.(ady)