FASI Sleman Diikuti 720 Santri, Bupati Dorong Penguatan Akhlak Qur’ani

FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Sebanyak 720 santri mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Kabupaten Sleman 2026 untuk mengasah prestasi sekaligus memperkuat karakter generasi Qur’ani.
‎
Kegiatan yang diselenggarakan Badko TKA-TPA Kabupaten Sleman tersebut berlangsung di SMA Negeri 1 Prambanan, Minggu (11/10/2026), dengan peserta dari 17 kapanewon.
‎
Festival ini menjadi wadah bagi santriwan dan santriwati untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini melalui berbagai kegiatan.
‎
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan Pemerintah Kabupaten Sleman mendukung penyelenggaraan FASI karena berperan penting membentuk karakter anak sekaligus menyiapkan generasi penerus berakhlak mulia.
‎
“Pemerintah Kabupaten Sleman tentu sangat mendukung kegiatan ini. Saya melihat manfaatnya besar, dan pemerintah harus hadir karena kegiatannya positif,” ungkap Harda.
‎
Menurut Harda, semakin banyak kegiatan positif yang melibatkan anak-anak, semakin besar pula kesempatan mereka mengembangkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat karakter.
‎
“Semakin sering kegiatan seperti ini dilaksanakan, semakin besar pula manfaatnya bagi anak-anak ke depan. Antusiasme dan semangat anak-anak juga sangat luar biasa,” katanya.
‎
Harda menilai mendidik anak pada era sekarang bukan perkara mudah. Tantangan tersebut membutuhkan perhatian bersama agar generasi muda tumbuh berkarakter kuat dan berakhlak baik.
‎
Ia menekankan pendidikan agama perlu berjalan seiring pembentukan karakter agar anak-anak memiliki landasan moral dalam menghadapi perkembangan zaman dan berbagai tantangan kehidupan.
‎
“Saat ini tidak mudah mendidik anak-anak. Kita membutuhkan regenerasi yang memiliki akhlak baik. Untuk pendidikan anak-anak, saya siap berjuang,” tegas Harda.
‎
Komitmen tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung pendidikan dan pembinaan karakter sejak dini demi menyiapkan masa depan Kabupaten Sleman.
‎
Sementara itu, Ketua Badko TKA-TPA Kabupaten Sleman, Mujiyono, S.Pd., M.Hum., mengatakan FASI XIII mengusung tema Santri Hebat: Hebat Prestasi, Hebat Mengaji, Berakhlakul Karimah.
‎
Tema tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi, kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan penerapan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari bagi setiap santri.
‎
Melalui tema tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam perlombaan, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian.
‎
Mujiyono menjelaskan, FASI XIII tahun ini diikuti 720 santriwan dan santriwati yang berasal dari 17 kapanewon di seluruh wilayah Kabupaten Sleman.
‎
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kafilah dan rombongan yang hadir, mencapai sekitar 2.000 orang, sehingga kegiatan berlangsung dengan partisipasi besar.
‎
Menurut Mujiyono, festival ini menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun semangat belajar secara berkelanjutan.
‎
FASI juga diharapkan mendorong anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an, memahami ajarannya, dan membiasakan perilaku terpuji dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
‎
Persaingan dalam festival bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menghargai perjuangan santri lainnya.
‎
Para peserta yang berhasil meraih kemenangan akan memperoleh kesempatan mewakili Kabupaten Sleman dalam ajang FASI tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendatang.
‎
Ajang FASI tingkat DIY tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 November 2026, menjadi kesempatan berikutnya bagi santri Sleman untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
‎
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap pembinaan keagamaan melalui kegiatan seperti FASI terus berkembang, sehingga melahirkan generasi muda berprestasi, berkarakter kuat, dan berakhlak mulia.(ady)