Dugaan Sengketa Lahan Warnai Kasus Kematian Warga di Halmahera Tengah

FAJARLAMPUNG.COM, HalTeng – Peristiwa tragis mengguncang warga Desa Bobane Jaya, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
‎
Seorang warga lanjut usia, Ali Daud (63), ditemukan meninggal dunia di area perkebunan dengan sejumlah luka serius.
‎
“Kejadian ini sangat mengejutkan masyarakat, korban dikenal sebagai sosok pekerja kebun yang rutin beraktivitas,” ujar sumber di lapangan.
‎
Kronologi kejadian bermula saat korban berangkat ke kebun sekitar pukul 08.00 WIT pada Kamis (2/4/2026). Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang.
‎
“Sekitar pukul 19.00 WIT, keluarga mulai khawatir dan meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian,” ungkap salah satu saksi.
‎
Warga kemudian menyisir area kebun hingga malam hari. Dalam proses pencarian, warga menemukan barang-barang milik korban seperti parang, tas ransel, serta hasil kebun berupa pala yang berserakan di sekitar jalan setapak.

“Temuan itu memperkuat dugaan telah terjadi sesuatu terhadap korban,” kata warga lainnya.
‎
Pencarian pun difokuskan di sekitar lokasi tersebut.
‎
Sekitar pukul 20.30 WIT, korban ditemukan dalam kondisi tengkurap sekitar 50 meter dari jalan setapak.
‎
“Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa,” ujar saksi mata.
‎
Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka dan dibawa ke Puskesmas Patani Barat untuk dilakukan visum.
‎
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah luka di beberapa bagian tubuh korban.
‎
Dari hasil analisa sementara, dugaan mengarah pada konflik sengketa lahan dengan desa tetangga.
‎
“Kemungkinan pelaku terkait persoalan lama antara korban dan pihak lain,” ungkap sumber.
‎
Aparat TNI dan kepolisian kini bersiaga di lokasi, melakukan patroli serta koordinasi untuk mencegah potensi konflik lanjutan.(waw)