Dana Rp1 Miliar dari Kustomfest 2026 Disiapkan untuk Bedah Rumah dan Bantuan Pendidikan

FAJARLAMPUNG.COM, Bantul – Gemuruh Kustomfest 2026 di Jogja Expo Center (JEC) menghadirkan cerita kepedulian. Malam Berbagi Jogja berhasil mengumpulkan donasi Rp1.029.400.000.
‎
Donasi tersebut diserahkan secara seremonial pada Minggu (11/10/2026). Pemerintah Kota Yogyakarta, Kustomfest 2026, dan BAZNAS Kota Yogyakarta bersinergi membantu masyarakat membutuhkan.
‎
Angka lebih dari Rp1 miliar itu bukan sekadar nominal. Dana tersebut menjadi wujud gotong royong untuk membuka peluang hidup lebih baik.
‎
Penyerahan donasi dilakukan oleh Wali Kota Yogyakarta, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Direktur Kustomfest 2026, dan Ketua Komite Ekraf Kota Yogyakarta.
‎
Momen penyerahan berlangsung di JEC, bertepatan dengan penyelenggaraan Kustomfest 2026. Ajang otomotif ini turut menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial.
‎
Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui program BAZNAS Kota Yogyakarta. Dua sasaran utamanya ialah bedah rumah dan bantuan pendidikan bagi masyarakat.
‎
Program bedah rumah diarahkan untuk membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak. Bantuan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kehidupan keluarga.
‎
Sementara itu, bantuan pendidikan diharapkan membuka kesempatan belajar bagi masyarakat yang membutuhkan. Pendidikan menjadi salah satu jalan untuk membangun masa depan lebih baik.
‎
Malam Berbagi Jogja memperlihatkan bahwa kegiatan besar dapat menghadirkan manfaat melampaui panggung hiburan. Kepedulian sosial menjadi pesan penting dalam perayaan tersebut.
‎
Dalam semangat kegiatan ini, donasi tidak hanya dipandang sebagai bantuan materi. Lebih jauh, penggalangan dana mencerminkan kebersamaan berbagai pihak dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
‎
Pemerintah Kota Yogyakarta bersama penyelenggara dan BAZNAS menghubungkan semangat perayaan dengan aksi sosial nyata. Kolaborasi menjadi kunci untuk memperluas manfaat kegiatan.
‎
Momentum tersebut juga berlangsung dalam rangka HUT ke-270 Kota Yogyakarta. Perayaan hari jadi kota dimaknai melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan.
‎
Semangat berbagi menjadi bagian dari upaya menghadirkan Yogyakarta yang lebih inklusif. Warga yang membutuhkan diharapkan merasakan manfaat melalui penyaluran bantuan secara tepat sasaran.
‎
Semboyan Otentik Konkret turut mewarnai pesan kegiatan ini. Kepedulian tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi diwujudkan melalui pengumpulan dana untuk program sosial.
‎
Pesan gotong royong juga mengemuka dalam Malam Berbagi Jogja. Berbagai unsur yang terlibat menunjukkan pentingnya kerja bersama untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
‎
Total donasi Rp1.029.400.000 menjadi capaian utama kegiatan tersebut. Nilai itu memperlihatkan potensi kolaborasi ketika semangat berbagi dipertemukan dengan kebutuhan sosial.
‎
Meski demikian, manfaat sesungguhnya akan terlihat melalui penyaluran bantuan kepada penerima yang membutuhkan. Pelaksanaan program menjadi tahap penting setelah pengumpulan donasi.
‎
Bedah rumah dan bantuan pendidikan menyasar dua kebutuhan mendasar masyarakat. Hunian layak dan kesempatan belajar sama-sama berperan dalam membangun kualitas kehidupan.
‎
Melalui kegiatan ini, Kustomfest 2026 tidak hanya menjadi ajang kreativitas otomotif. Malam Berbagi Jogja juga membawa pesan bahwa kepedulian dapat tumbuh dari berbagai ruang.
‎
Semangat tersebut merangkum pesan HUT ke-270 Kota Yogyakarta: gotong royong perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. Donasi ini menjadi langkah untuk menghadirkan kepedulian yang konkret.(waw)