Cerita Kita Festival Sukses Digelar, Wadah Kreativitas Siswa Kinderstation School Menyambut Dua Dekade Perjalanan
FAJARLAMPUNG.COM, YOGYAKARTA – Ribuan penonton memadati GOR UNY, Yogyakarta, dalam gelaran Cerita Kita Festival yang diselenggarakan oleh Kinderstation Student Council (OSIS) bersama Kinderstation School dan didukung oleh event organizer Mixpro, Sabtu (30/5/2026).
Festival musik ini menjadi salah satu rangkaian perayaan menuju ulang tahun ke-20 Kinderstation School yang akan diperingati pada Juni 2026. Tak hanya menghadirkan musisi papan atas, acara ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi para siswa untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan konser berskala besar.
Ketua OSIS sekaligus Ketua Panitia Cerita Kita Festival, Maxi, mengatakan bahwa konser ini merupakan event musik pertama yang digagas oleh Kinderstation School.
“Cerita Kita Festival adalah konser yang diadakan oleh Kinderstation Student Council bersama sekolah dan dibantu oleh Mixpro. Ini menjadi konser pertama yang diadakan oleh Kinderstation,” ujarnya.
Deretan musisi yang tampil dalam festival ini antara lain Idgitaf, Wijaya 80, Humiian, G-Groove, serta penampilan spesial dari pemenang Kinderstation Band Competition (KBC) 2026 dan band internal Kinderstation School.
Menurut Maxi, nama “Cerita Kita” dipilih karena menggambarkan ruang bagi setiap musisi dan penampil untuk membagikan kisah mereka melalui musik.
“Kami ingin setiap artis atau performer yang tampil di atas panggung bisa mengekspresikan cerita mereka lewat musik. Karena itu kami memilih nama Cerita Kita Festival,” katanya.
Persiapan festival sendiri telah dilakukan sejak akhir 2025. Maxi mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pihak penyelenggara profesional telah dimulai sejak November tahun lalu untuk memastikan acara dapat berjalan maksimal.
“Kami memang sudah merencanakan acara ini sejak tahun lalu. Karena ini konser pertama dan skalanya cukup besar, kami bekerja sama dengan event organizer agar prosesnya lebih terorganisir,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Kinderstation Senior High School, Maria Miwita Rosari, S.Pd., mengatakan bahwa Cerita Kita Festival merupakan bagian dari proses pembelajaran siswa di luar kelas.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam penyelenggaraan acara memberikan pengalaman nyata mengenai kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, hingga manajemen sebuah event.
“Yang paling penting bagi kami adalah anak-anak belajar. Mereka belajar bagaimana mengelola acara, berkomunikasi dengan banyak pihak, memahami struktur kepanitiaan, hingga menyelesaikan berbagai tantangan yang muncul selama proses persiapan,” ujarnya.
Maria menjelaskan bahwa sebelum Cerita Kita Festival digelar, Kinderstation School terlebih dahulu menyelenggarakan Kinderstation Band Competition (KBC) yang sebagian besar dikelola langsung oleh para siswa.
Sementara untuk konser utama, sekolah menggandeng Mixpro agar para siswa tetap mendapatkan pengalaman belajar namun dengan pendampingan profesional.
“Kami membagi fokusnya. Anak-anak mengelola Kinderstation Band Competition, sedangkan untuk konser besar mereka belajar bersama event organizer profesional. Mereka mendapatkan pengalaman langsung tentang bagaimana industri event bekerja,” katanya.
Pihak sekolah mengaku tidak menjadikan jumlah penonton sebagai target utama keberhasilan acara. Yang lebih penting adalah pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh para siswa selama proses berlangsung.
“Berapa pun jumlah penontonnya kami tetap mengapresiasi. Ini adalah konser pertama mereka. Yang utama adalah mereka mendapatkan pengalaman berharga dan memahami bagaimana sebuah acara besar bisa diwujudkan,” tutur Maria.
Ke depan, Kinderstation School berharap Cerita Kita Festival dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang setiap tahunnya, sejalan dengan komitmen sekolah dalam mendukung kreativitas dan pengembangan bakat siswa.
“Kami berharap akan ada Kinderstation Band Competition berikutnya, Cerita Kita Festival berikutnya, dan terus berlanjut menjadi tradisi tahunan. Ini bukan sekadar konser, tetapi juga ruang belajar dan ruang berkarya bagi siswa,” pungkasnya.
Dengan menghadirkan musisi populer, kolaborasi lintas generasi, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses penyelenggaraan, Cerita Kita Festival menjadi salah satu perayaan spesial menuju dua dekade perjalanan Kinderstation School di dunia pendidikan. (Aga)

