Bakpia Day 2025: Penguatan Citra Ngampilan sebagai Sentra Bakpia Yogyakarta

FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Bakpia Day 2025 di Ngampilan siap kembali mengguncang kota dengan tema provokatif “Maha Karya Raja”.
‎
‎Panitia menegaskan acara puncak akan digelar pada Sabtu, 29 November 2025 di Jalan KS Tubun.
‎
‎“Kami ingin Bakpia Day menjadi ruang bersama untuk merayakan bakpia sebagai ikon Yogyakarta,” kata Lurah Ngampilan, Istikhomah.
‎
‎Selain itu, Istikhomah juga menekankan bahwa bakpia adalah simbol budaya yang melekat pada identitas Kota Gudeg.
‎
‎“Setiap wisatawan yang datang selalu kami dorong membawa bakpia sebagai oleh-oleh wajib,” ujarnya.
‎
‎Ia menambahkan bahwa tema tahun ini dipilih untuk memperkuat citra Ngampilan sebagai pusat bakpia.
‎
‎“Rasanya tetap terjaga, kualitas tetap diutamakan,” tegasnya, memastikan bahwa nilai budaya dan mutu harus berjalan seiring.
‎
‎Menariknya, panitia tahun ini menyiapkan 15.000 bakpia gratis, meningkat drastis dari hanya 1.000 pada tahun lalu.
‎
‎Ketua Panitia, Joni Purwantoro, mengatakan, “Kami ingin berbagi lebih banyak. Ini bentuk syukur dan cara kami mendukung pemasaran Bakpia Pathuk.”
‎
‎Ia menjelaskan bahwa 13 RW tahun ini diberi identitas baru berupa nama varian rasa bakpia.
‎
‎“Masing-masing kontingen akan membagikan bakpia sesuai rasa yang mereka bawa,” ujarnya.
‎
‎Joni menegaskan pelibatan generasi muda sebagai fokus utama.
‎
‎“Masalah terbesar makanan tradisional adalah pewarisnya, jadi acara ini kami desain agar disukai anak muda,” katanya.
‎
‎Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak 24 November. Seksi Acara, Puji Widodo, menjelaskan bahwa puncak acara akan semakin meriah dengan karnaval dan sesi podcast.
‎
‎“Kami akan menampilkan display lagu baru berjudul Cinta Bakpia yang akan menjadi musik flashmob akbar,” ujarnya.
‎
‎Lebih dari seribu penari akan terlibat dalam aksi tersebut.
‎
‎“Kami ingin membuat momentum budaya yang dikenang, sekaligus menguatkan bahwa bakpia bukan sekadar makanan, tapi identitas Yogyakarta,” tutup Puji.

(waw)