Arus Bawah PDI Perjuangan Dorong Kesadaran Kesehatan lewat Layanan Gratis di Bumijo

FAJARLAMPUNG.COM, ‎JOGJA – Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Kampung Bumijo, Minggu (9/8/2026) pagi, menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama masyarakat.
‎
Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB di balai RT setempat, diikuti sekitar 50 warga dengan antusias tinggi sejak pagi hari tadi.
‎
Koordinator Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta, Jarot Kurniadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda keempat sejak gerakan yang dimulai pada Mei 2026 lalu.
‎
Sejak awal, Jarot menegaskan, Arus Bawah ingin hadir bukan sekadar melalui wacana, melainkan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kampung melalui pelayanan langsung.
‎
“Kami ingin Arus Bawah hadir bukan hanya dalam wacana, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Jarot dalam kegiatan tersebut kepada seluruh warga kampung.
‎
Menurut Jarot, kegiatan sebelumnya digelar di Cokrodiningratan memperingati Hardiknas dan Hari Kebangkitan Nasional, kemudian Pakuningratan saat Bulan Bung Karno sebelumnya juga digelar.
‎
Agenda ketiga berlangsung di Jetisharjo memperingati peristiwa 27 Juli, sebelum kegiatan keempat digelar di Kampung Bumijo menyambut kemerdekaan bersama warga dengan antusias.
‎
“Hari ini merupakan kegiatan keempat, bertepatan dengan rangkaian peringatan kemerdekaan RI ke-81 di Kampung Bumijo,” jelas Jarot dengan tegas kepada warga setempat.
‎
Jarot menilai kemerdekaan tidak cukup dirayakan melalui upacara dan seremoni, tetapi harus diwujudkan lewat kepedulian terhadap kebutuhan dasar rakyat sehari-hari bersama warga.
‎
“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar. Karena itu kami memilih kegiatan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan warga,” katanya menegaskan kepada masyarakat sekitar secara langsung.
‎
Ia mengatakan Arus Bawah akan terus mendorong kegiatan kerakyatan dengan kampung sebagai basis utama gerakan dan pengabdian sosial berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
‎
“Kami ingin membangun tradisi politik yang hadir di tengah rakyat, bukan datang ketika membutuhkan suara,” tegas Jarot kepada seluruh warga kampung tersebut.
‎
Kegiatan tersebut turut dihadiri Antonius Fokki Ardiyanto, mantan Anggota DPRD Kota Yogyakarta periode 2009-2024, yang memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut secara langsung.
‎
Fokki menilai gerakan kerakyatan harus dibangun dari bawah serta menjaga hubungan langsung dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh warga kampung.
‎
“Politik kerakyatan itu ukurannya sederhana, apakah keberadaan kita dirasakan manfaatnya oleh rakyat atau tidak,” ujar Fokki dalam kesempatan tersebut kepada warga setempat.
‎
Menurut Fokki, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menguatkan kepedulian sosial, kesehatan, keberdayaan, pelayanan, kesejahteraan, serta keadilan bagi rakyat Indonesia secara merata.
‎
“Mengabdi kepada rakyat tidak harus menunggu jabatan. Datang ke kampung, mendengar rakyat dan melakukan sesuatu bermanfaat adalah perjuangan,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.(waw)