Akhiri Keterisolasian, Warga Mangunrejo Kini Memiliki Jembatan Penghubung

FAJARLAMPUNG.COM, WONOSOBO – Impian masyarakat Desa Mangunrejo, Kecamatan Kalikajar, yang telah dinantikan selama puluhan tahun akhirnya mulai terwujud.

Kodim 0707/Wonosobo resmi memulai pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang akan menghubungkan Desa Mangunrejo dengan Simbarjo, Kecamatan Selomerto, melalui acara selamatan yang digelar pada Selasa (9/6/2026).

Acara selamatan tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan infrastruktur yang selama ini sangat dinanti warga.

Jembatan Gantung Garuda akan membentang di atas Sungai Begaluh dan diharapkan mampu membuka akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan efisien bagi masyarakat di kedua wilayah.

“Kami memohon keselamatan dan kelancaran selama proses pembangunan berlangsung agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ungkap salah satu tokoh warga dalam kegiatan tersebut.

Kepala Desa Mangunrejo, Sarwono, mengaku bersyukur karena harapan masyarakat yang telah tersimpan selama bertahun-tahun kini mulai menjadi kenyataan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dimulainya pembangunan jembatan ini. Sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat,” ujarnya.

“Jembatan ini sudah didambakan sejak lama sekali, mungkin sudah puluhan tahun yang lalu masyarakat memimpikan adanya jembatan. Alhamdulillah hari ini ada harapan mimpi tersebut bisa terwujud,” lanjut Sarwono.

Menurut Sarwono, selama ini warga menghadapi berbagai kesulitan saat menyeberangi Sungai Begaluh, terutama ketika membawa hasil pertanian.

Kondisi semakin berat saat musim hujan karena arus sungai menjadi deras dan masyarakat harus memanfaatkan alat seling untuk mengangkut barang maupun sarana transportasi.

“Ini sangat membantu sekali bagi masyarakat. Akses menjadi lebih lancar, hasil bumi bisa dibawa lebih mudah, dan perekonomian desa pasti akan bergeliat,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terpencil.

“Kami melaksanakan instruksi langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada TNI AD untuk membantu kesulitan masyarakat,” tegasnya.

“Semoga apa yang kami kerjakan ini dibantu dan didukung oleh semua pihak untuk kepentingan bersama,” tambah Yoyok.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Garuda, masyarakat kini menaruh harapan besar terhadap peningkatan konektivitas, kelancaran distribusi hasil pertanian, hingga pertumbuhan ekonomi desa.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang menjawab kebutuhan warga hingga ke pelosok daerah.