Wakil Wali Kota Yogyakarta Ikut Donor Darah dalam Aksi Sosial Komunitas

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Yogyakarta kembali diramaikan aksi sosial penuh kepedulian.

Empat komunitas di Kampung Cokrodiningratan yakni Arus Bawah, KOBER (Cokrodiningratan Bersatu), PRK Pasar Ramen Kober dan Rumpun menggelar kegiatan bertajuk “Setetes Darah Sejuta Kasih” dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional.


Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Kampung Cokrodiningratan itu diisi donor darah, sunday morning hingga lomba menggambar dan mewarnai anak-anak.

Ratusan warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi sejak pagi hari. Anak-anak, pemuda hingga masyarakat umum terlihat antusias mengikuti rangkaian acara sosial tersebut.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Yogyakarta. Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, hadir langsung di tengah masyarakat dan ikut mendonorkan darahnya bersama warga.

Kehadirannya disambut hangat peserta yang mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap gerakan sosial berbasis komunitas.

Koordinator Arus Bawah Yogyakarta, Jarot Kurniadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti nyata semangat gotong royong masyarakat masih hidup di tengah kondisi sosial saat ini.

“Momentum Hari Pendidikan dan Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai bukan sekadar seremoni, tetapi bagaimana masyarakat bergerak bersama membangun kepedulian sosial, budaya gotong royong dan rasa kemanusiaan,” ujar Jarot.

Menurut Jarot, donor darah bertema “Setetes Darah Sejuta Kasih” menjadi simbol kepedulian sederhana yang berdampak besar bagi sesama.

“Sekecil apa pun kontribusi rakyat akan sangat berarti bagi sesama. Ini bukan hanya soal donor darah, tetapi bagaimana masyarakat saling membantu dan menguatkan,” katanya.

Selain aksi kemanusiaan, lomba menggambar dan mewarnai anak disebut menjadi ruang pendidikan karakter bagi generasi muda. Sementara agenda sunday morning dimanfaatkan warga untuk mempererat interaksi sosial.

“Kami berterima kasih kepada seluruh warga, relawan, panitia dan Pemerintah Kota Yogyakarta yang mendukung penuh kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan dan kemanusiaan terus terjaga,” tutup Jarot Kurniadi. (waw)