Kalurahan Condongcatur Jadi Lokasi Edukasi Manasik Haji bagi Puluhan Siswa TK
FAJARLAMPUNG.COM, SLEMAN – Kegiatan manasik haji anak digelar TK Harapan Gandok Condongcatur di halaman Kalurahan Condongcatur, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya menanamkan nilai ibadah sejak dini kepada para siswa melalui praktik langsung yang dikemas secara sederhana dan menyenangkan.
Sebanyak 66 siswa yang terdiri dari 33 laki-laki dan 33 perempuan mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.
Anak-anak tampak ceria mengenakan pakaian ihram sambil mengikuti setiap rangkaian manasik dengan semangat tinggi.
Kepala TK Harapan Gandok, Meini Tri Utami, S.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas kelancaran kegiatan ini.
Ia menegaskan bahwa kegiatan manasik bukan sekadar seremonial, tetapi sarana pembelajaran nilai keagamaan bagi anak.
“Tujuan latihan manasik haji ini adalah untuk mengenalkan rukun Islam yang kelima kepada anak-anak sejak usia dini sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual, kedisiplinan serta kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Meini, pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan agar mudah dipahami anak.
“Dengan bimbingan yang tepat, anak-anak kita ajak memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara sederhana dan menyenangkan,” tambahnya.
Dukuh Gandok, Supriyono Atmojo, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut.
Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter anak sejak dini.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kalurahan Condongcatur, Dewi Nurlaila, S.Pd.AUD yang membuka acara, juga memberikan motivasi kepada para peserta.
“Manasik haji anak ini bukan sekadar seremonial memakai baju ihram saja, tetapi merupakan investasi karakter untuk mengenal agama, melatih disiplin, sabar, dan cinta Baitullah,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan manasik dibimbing oleh Hj. Dra. Siti Hidayati yang mengarahkan setiap tahapan mulai dari niat, wukuf, mabit, lempar jumrah, tawaf, sa’i hingga tahalul.
Diharapkan melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya memahami tata cara ibadah haji, tetapi juga tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia dengan dasar keimanan yang kuat sejak usia dini. (andriyani)

