Polsek Gondokusuman Buru Pelaku Penganiayaan dalam Insiden Keributan di Baciro

FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Keributan disertai aksi penganiayaan pecah di wilayah Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2025) dini hari.

Insiden ini menyebabkan dua orang mengalami luka akibat senjata tajam dan harus menjalani perawatan medis.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dan langsung memicu kepanikan warga sekitar.

Personel Polsek Gondokusuman bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Dua korban masing-masing berinisial HT (33), warga Boyolali, dan AF (29), warga Gondokusuman.

HT diketahui bekerja sebagai wiraswasta, sementara AF berprofesi sebagai sopir travel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, HT mengalami luka sobek di bagian punggung kaki kanan akibat sayatan benda tajam.

Ia harus menjalani tiga jahitan di RS Bethesda Lempuyangwangi. Sementara AF mengalami luka sobek di bagian kepala atas dan mendapat empat jahitan setelah dirawat di RS Happy Land.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R. Anton Budi Susilo, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi keributan yang disertai penganiayaan di wilayah Baciro, Gondokusuman. Saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Gondokusuman,” ujarnya, Sabtu.

Ia menegaskan polisi tengah mendalami motif serta memburu pelaku lainnya.
‎Anton menjelaskan, insiden bermula saat sekitar 20 sepeda motor berboncengan melintas dari arah timur ke barat di Jalan Melati Wetan.

“Saat di simpang empat Jalan Cantel, rombongan melihat empat warga yang sedang berkumpul, lalu meneriaki mereka hingga menimbulkan kepanikan,” jelasnya.

Empat warga tersebut kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah utara.

Namun, sekitar enam sepeda motor dari rombongan sempat mengejar mereka. Di waktu bersamaan, korban HT yang melintas di Jalan Kompol Bambang Suprapto berusaha berbalik arah karena takut, namun terjatuh di depan Taru Martani dan terluka akibat benda tajam.

“Sementara korban AF sempat mencoba mengamankan salah satu anggota rombongan, tapi justru diserang dari belakang,” kata Anton.

Polisi kini telah mengamankan satu orang berinisial GA dan masih memburu pelaku utama lainnya. (waw)