Dinkes Imbau Orang Tua Waspadai Pneumonia pada Anak Sejak Dini

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan terus mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk segera melengkapi imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) pada anak sejak dini.
‎
Upaya ini dinilai krusial untuk memperkuat daya tahan tubuh sekaligus melindungi anak dari ancaman penyakit serius seperti pneumonia.
‎
“Imunisasi PCV penting untuk mencegah infeksi berat pada anak,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular.
‎
Ia menegaskan, kasus pneumonia di Kota Yogyakarta masih didominasi oleh balita.
‎
“Dari Januari hingga Maret 2026 saja, tercatat 110 balita mengalami pneumonia,” kata dr. Endang Sri Rahayu, Selasa (14/4).
‎
Menurutnya, kondisi ini menjadi alarm bagi orang tua agar lebih waspada terhadap kesehatan anak sejak usia dini.
‎
Endang menjelaskan, gejala pneumonia pada anak umumnya ditandai dengan batuk, demam, dan sesak napas.
‎
“Bahkan dalam kondisi tertentu, napas anak bisa sangat cepat atau berbunyi,” ungkapnya.
‎
Ia mengingatkan, keterlambatan penanganan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani dengan tepat.
‎
Berdasarkan data tahun 2025, jumlah kasus pneumonia masih cukup tinggi di berbagai kelompok usia.
‎
“Tercatat 434 kasus pada balita, 135 kasus pada anak, 122 pada remaja dan dewasa, serta 184 pada lansia,” jelasnya.
‎
Ia menambahkan, meski tren kenaikan tidak signifikan, penyakit ini tetap muncul setiap tahun dan tidak boleh diabaikan.
‎
Untuk mencegah pneumonia, masyarakat diminta aktif melakukan langkah perlindungan sejak dini.
‎
“Lengkapi imunisasi seperti PCV dan vaksin lainnya, kurangi paparan asap rokok, serta terapkan pola hidup sehat,” tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat menjalankan GERMAS. “
‎
Mari lengkapi imunisasi anak sesuai usia, gunakan masker, dan jaga kesehatan bersama,” pungkasnya. (waw)