Cetak Kader Tangguh, GP Ansor Ngaglik Tekankan Penguatan Nilai Pengabdian kepada Umat
FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – PAC GP Ansor Ngaglik sukses menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Dirosah Ula 2026 pada 23–25 Oktober di Peace Village Taraman.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis memperkuat kaderisasi, membangun jiwa kepemimpinan, sekaligus menanamkan nilai ke-Ansoran dan ke-NU-an sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat.
Selama tiga hari, peserta mengikuti proses pembelajaran organisasi yang diarahkan untuk membentuk kader berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta siap menjalankan khidmah secara nyata di masyarakat.
Ketua PAC GP Ansor Kapanewon Ngaglik, Muhammad Fazha, menegaskan kaderisasi harus menjadi fondasi utama untuk membangun organisasi yang solid, progresif, dan berkelanjutan ke depan.
Menurut Fazha, kaderisasi bukan sekadar penerimaan anggota baru, melainkan ikhtiar menyiapkan generasi penerus perjuangan Nahdlatul Ulama agar terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kaderisasi” menjadi kata kunci perjuangan Ansor, sebab proses tersebut diharapkan melahirkan anak muda yang kuat secara ideologi, matang berorganisasi, dan siap mengabdi di masyarakat.
PKD dan Dirosah Ula Ansor Ngaglik 2026 diikuti 25 peserta yang berasal dari tujuh PAC, mempertemukan kader lintas wilayah dalam semangat persaudaraan Kabupaten Sleman.
Tujuh PAC tersebut meliputi Ngaglik, Cangkringan, Pakem, Seyegan, Gamping, Sleman, dan Moyudan, menunjukkan konsolidasi kader Ansor menjangkau berbagai wilayah Kabupaten Sleman secara nyata.
Partisipasi lintas kapanewon itu memperkuat kebersamaan sekaligus membuka ruang bertukar pengalaman, sehingga kader dapat membangun jejaring dan memperkokoh gerakan organisasi secara bersama di Sleman.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memahami organisasi dengan lebih kuat serta menjunjung nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa setiap hari.
Nilai ke-NU-an dan ke-Ansoran ditanamkan sebagai landasan berkhidmat kepada agama, organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara, sekaligus merawat tradisi serta persatuan dalam kehidupan sehari-hari bersama.
PAC GP Ansor Ngaglik berharap para lulusan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi mampu menerjemahkan pembelajaran menjadi tindakan yang bermanfaat bagi masyarakat secara nyata.
Kader juga didorong mengambil peran aktif menjaga persatuan, merawat tradisi, serta menghadirkan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing dengan semangat pengabdian berkelanjutan secara langsung bersama.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada PC GP Ansor Kabupaten Sleman dan tim instruktur atas dukungan serta pendampingan selama kegiatan kaderisasi berlangsung hingga selesai bersama masyarakat.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada pengelola Peace Village, seluruh panitia, peserta, dan pihak lain yang membantu menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut dengan penuh semangat.
Dukungan banyak pihak menjadi bagian penting kelancaran acara, sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong dalam menyiapkan kader muda Nahdlatul Ulama yang tangguh secara bersama.
Pelaksanaan PKD dan Dirosah Ula ini menegaskan komitmen PAC GP Ansor Ngaglik untuk menjaga kesinambungan regenerasi serta memperkuat kualitas sumber daya kader ke depan.
Organisasi berharap proses kaderisasi terus tumbuh dan melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga cakap berorganisasi dan peka terhadap persoalan umat.
Peserta diharapkan membawa semangat kebersamaan dari pelatihan menuju lingkungan masing-masing, lalu membuktikan komitmen melalui kerja, karya, dan pelayanan kepada masyarakat secara nyata bersama kader.
Pesan perjuangan yang diusung Ansor Ngaglik terangkum dalam seruan, “Bergerak, berkhidmat, bermanfaat,” sebagai pengingat pentingnya aksi nyata bagi umat dan bangsa secara berkelanjutan.
Dengan berakhirnya kegiatan, PAC GP
Ansor Kapanewon Ngaglik berharap kader semakin siap menjaga marwah organisasi, memperkuat persatuan, serta meneruskan perjuangan Nahdlatul Ulama di Sleman.
Semangat tersebut menjadi bekal untuk terus bergerak bersama, berkhidmat dengan tulus, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, umat, serta bangsa Indonesia secara konsisten bersama.(ady)

